Penulis Utama : Arief Nurudhin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T501308001
Tahun : 2017
Judul : Pengaruh Sekretome Sel Punca Mesenkimal terhadap Kadar Antibodi Anti Ds Dna, Komplemen C3, Gambaran Histologis Pembuluh Darah Paru, dan Gambaran Histologis Ginjal pada Mencit Model Lupus dengan Induksi Pristan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Pascsarjana, Prodi. Studi Doktor Ilmu Kedokteran- T501308001-2017
Subyek : SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK


Systemic Lupus Erythematosus merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis dengan gambaran klinis luas dan perjalanan penyakit beragam. Insidensi penyakit SLE semakin lama semakin meningkat, angka kematian juga semakin meningkat. Hal ini dikarenakan belum adanya terapi definitif untuk penyakit SLE, masih terbatas pada terapi immunosupressan. Kematian yang terjadi disebabkan karena aktivitas penyakitnya, dan karena efek samping obat-obatan immunosupressan  yang  diberikan.   Oleh  karena  itu,   penulis   ingin   mencari alternatif obat baru yang bisa mengatasi aktifitas penyakit SLE dengan efek samping  minimal.  Sel  Punca  mesenkimal  merupakan  terapi  baru  pada  SLE dengan afektifitas tinggi dan efek samping minimal. Secretome sel punca mesenkimal  merupakan  cairan  yang  diproduksi  sel  punca  mesenkimal  ketika proses pembuatannya. Secretome ini disinyalir yang memiliki efek terapi untuk perbaikan penyakit SLE. Secretome sel punca mesenkimal bekerja secara parakrin memberikan efek antiinflamasi, anti apoptosis, anti fibrosis, immunomodulasi, dll Pemberian pristan intraperitoneal dapat  menginduksi lupus pada mencit  sesuai kriteria  ACR..  Anti  ds  DNA,  komplemen  C3,  vaskulitis  dan  nefritis    terkait dengan patogenesis SLE dan berkorelasi positif dengan aktifitas penyaki SLE, sehingga peneliti memakai parameter tersebut  untuk melihat  aktifitas penyakit SLE.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secretome sel punca mesenkimal terhadap  kadar  antibodi anti ds DNA,  komplemen C3,  gambaran histologis pembuluh darah paru dan gambaran histologis ginjal pada mencit model lupus dengan induksi pristan.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode post test only control group design, sampel 21 ekor mencit betina Mus Musculus galur Balb/C, dibagi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (injeksi intraperitoneal NaCl
0,9%  0,5  ml),  kelompok  pristan  (injeksi  pristan  intraperitoneal  0,5  ml)  dan
kelompok pristan+secretome (injeksi intraperitoneal pristan 0,5 ml dan secretome
0,45 ml). Penelitian dilakukan selama 3 minggu, secretome diberikan pada akhir
penelitian. Sesudah perlakuan dinilai ekspresi antibodi anti ds DNA, komplemen C3, gambaran histologis pembuluh darah paru, gambaran histologi ginjal. Analisis statistik  menggunakan SPSS 22 for windows dengan uji ANOVA dilanjutkan Uji post hoc dengan LSD bila distribusi data normal atau uji Kruskal-Wallis dilanjutkan Mann-Whitney U test bila distribusi data tidak normal. P bermakna jika p<0>Penelitian ini menunjukkan bahwa secretome akan menurunkan kadar antibodi anti ds DNA (kontrol= 80,07 ± 17,4 pg/mL, lupus = 136,08 ± 32,16 pg/mL, sekretome= 100,31± 38,52 pg/mL; p=0,1), peningkatan kadar komplemen C3 (kontrol= 37,53  ± 15,42 pg/mL, lupus = 1,82 ± 1,07 pg/mL, sekretome= 40,20 ± 21,88 pg/mL; p=0,001), perbaikan gambaran histologis pembuluh darah paru (kontrol=
1,14  ±  0,38,  lupus  =  8,14  ±  2,6,  sekretome=  4,85  ±  1,67  pg/mL;  p=0,0001),  dan perbaikan gambaran histologis ginjal (kontrol= 3,14 ± 0,69, lupus = 8,71 ± 1,89, sekretome= 2,14 + 1,07; p=0,0001) pada mencit model lupus.
Secara keseluruhan manfaat hasil penelitian ini adalah pemberian secretome
sel punca messenkimal pada LES, dapat dapat menurunkan derajat aktifitas penyakit  LES. Hal ini, terlihat  adanya penurunan kadar antibodi anti dsDNA, peningkatan kadar komplemen C3, dan perbaikan gambaran histologis paru dan ginjal mencit pasca pemberian   secretome sel punca messenkimal pada hewan coba model lupus. Hasil penelitian ini lebih mendukung protokol penggunaan secretome  sel  punca  messenkimal  sebagai  terapi  baru  dalam  penatalaksanaan LES.
Kata Kunci : Systemic Lupus Erythematosus

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lembar Pernyataan Publikasi.pdf
HALAMAN.pdf
BAB (1).pdf
BAB (2).pdf
BAB (3).pdf
BAB (4).pdf
BAB (5).pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Adnan, SpPD-KR, FINASIM,
2. Prof Dr.Dr I Nyoman Kertia SpPD KR FINASIM.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana