Penulis Utama : Y. Adverianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S861408056
Tahun : 2017
Judul : Implementasi Pembelajaran IPS dengan Model Ctl dan Media Wayang Kancil untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai Anti Korupsi di SMP Negeri 11 Surakarta Tahun 2015/2016
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-PASCASARJANA, Prodi Studi Magister Pendidikan Sejarah-S861408056-2017
Subyek : MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)) DAN MEDIA WAYANG KANCIL, PEMAHAMAN NILAI ANTI KORUPSI PADA SISWA.
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui implementasi model CTL dan Media Wayang Kancil dalam Pembelajaran IPS di SMP Negeri 11 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016, (2) Untuk mengetahui implementasi model CTL dan Media Wayang Kancil untuk meningkatkan pemahaman nilai anti korupsi pada tahun pelajaran 2015/ 2016. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, menggunakan model pembelajaran Contextual teaching and Learning (CTL) dan Media Wayang Kancil. Contextual teaching and Learning (CTL)) merupakan pembelajaran yang mengkaitkan materi pembelajaran dengan konteks dunia nyata yang dihadapi siswa sehari-hari baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, alam sekitar dan dunia kerja, sehingga siswa mampu membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.Wayang adalah salah satu media pembelajaran yang dapat menyalurkan pesan kepada siswa didik agar lebih memudahkan pemahamami materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.  
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) terdiri dari tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas IX E sebanyak 31 siswa. Penelitian Tindakan Kelas diselenggarakan selama 4 (empat) bulan yaitu mulai bulan januari sampai dengan april 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil tes pemahamn nilai anti korupsi yang diperoleh siswa  pada siklus I  dengan nilai rata-rata sebesar 71,77 dan ketuntasan klasikal 64%, siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 75,64 dan ketuntasan klasikal 80%, dan siklus III dengan nilai rata-rata sebesar 79,67 dan ketuntasan klasikal 88%. Sedangkan ketuntasan individu yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 17 siswa dan keaktifan dalam diskusi 61,5 %,  siklus II ketuntasan individu sebesar 26 siswa dan keaktifan siswa 82,5 %,  siklus III ketuntasan individu sebesar 28 siswa dan keaktifan siswa 86,5 % Penerapan model Contextual teaching and Learning (CTL)) dapat meningkatkan kesadaran anti korupsi pada siswa.


Kata kunci :  model Contextual teaching and Learning (CTL)) dan Media Wayang Kancil, pemahaman nilai anti korupsi pada siswa.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Pernyataan persetujuan publikasi.pdf
HALAMAN.pdf
BAB (1).pdf
BAB (2).pdf
BAB (3).pdf
BAB (4).pdf
BAB (5).pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Leo Agung, M. Pd
2. Dr. Djono, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana