Penulis Utama : Erny Kumalasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S961308003
Tahun : 2017
Judul : Pengaruh Ekstrak Propolis Terhadap Ekspresi Protein p53, Apoptosis dan Proliferasi pada Kultur Sel Hepatoma ( Cell Line HepG2)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Magister Pendidikan Dokter Spesialis I-S961308003-2017
Subyek : EEP, CELL LINE HEPG2, P53, APOPTOSIS, PROLIFERASI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang
Kanker hati atau hepatoma merupakan kanker peringkat kelima pada laki laki dan salah satu kanker dengan mortalitas tinggi di dunia.Terapi kanker hati selama ini masih memberikan hasil yang kurang memuaskan.Pengembangan propolis merupakan strategi baru sebagai terapi adjuvant yang diharapkan dapat mengoptimalkan terapi standar yang ada.Peran propolis pada keganasan terkait kemampuannya dalam meningkatkan ekspresi p53, menginduksi apoptosis dan aktivitas anti proliferasi.Penelitian in vitro, menunjukkan propolis memiliki aktivitas proapoptosis pada berbagai jenis sel kanker, salah satunya sel kanker hati.
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian propolis terhadap ekspresi protein p53, apoptosis dan proliferasi pada kultur sel hepatoma (Cell LineHepG2 ).
Metode Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan eksperimental kuasi dengan menggunakan post testwith non equivalent control group design. Penelitian ini menggunakan kultur sel HepG2 ( Sel kanker hati ) dengan pemberian ekstrak ethanol propolis ( EEP). Pengamatan ekspresi p53 dengan metode imunositokimia, pengamatan proliferasi dengan MTT assay, sedangkan pengamatan apoptosis dengan flowcytometry. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA dilanjutkan Post HocTest.
Hasil Penelitian
EEP cenderung menekan viabilitas sel HepG2 dengan IC50 sebesar  61µg/ml. Pemberian  EEP meningkatkan ekspresi proteinp53 pada dosis efektif 122µg/ml (2 IC50 EEP). Konsentrasi minimal 61µg/ml ( IC50 EEP) merupakan konsentrasi paling efektif dalam menekan proliferasi. Pada induksi apoptosis konsentrasi paling efektif adalah  30,5µg/ml ( ½ IC50 EEP).
Kesimpulan
Penelitian ini menunjukkan EEP mampu menekan viabilias sel HepG2.Pemberian EEP mampu meningkatkan ekspresi protein p53 dengan konsentrasi 122µg/ml (2IC50EEP).EEP pada konsentrasi minimal 61µg/ml (IC50) menurunkan proliferasi yang efektif pada sel HepG2. EEP pada konsentrasi 30,5µg/ml (1/2IC50) menginduksi apoptosis secara efektif pada sel HepG2.  

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Depan.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
Surat Pernyataan Publikasi.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Paulus Kusnanto,dr. SpPD-KGEH FINASIM
2. Prof. Dr. dr. H.M. Bambang Purwanto, dr.SpPD-KGH FINASIM
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana