Penulis Utama : Ade Arum Ndani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0415001
Tahun : 2019
Judul : Uji kandungan oksalat dan B-karoten pada tiga kultivar bayam cabut (amaranthus tricolor l.) sebagai fasilitas nutrisi diet untuk penderita hiperoksaluria
Edisi :
Imprint : Surakarta - F MIPA - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-F. MIPA Jur. Biologi-M0415001-2019
Subyek : B-KAROTEN, BAYAM CABUT (AMARANTHUS TRICOLOR L.), HIPEROKSALURIA, KULTIVAR, OKSALAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) merupakan komoditas sayuran di Indonesia yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Bayam cabut diketahui mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi di antaranya adalah oksalat dan ?-karoten. Oksalat dan ?-karoten mempunyai peran berbeda dalam tubuh manusia. Konsumsi oksalat yang melebihi batas maksimal dapat menyebabkan hiperoksaluria yang merupakan faktor utama penyakit batu saluran kemih, sedangkan ?-karoten mempunyai efek positif untuk kesehatan tubuh karena merupakan provitamin A. Kadar oksalat dan ?-karoten dalam tanaman dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya adalah variasi genetik dan bagian tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan oksalat dan ?-karoten pada daun dan batang ketiga kultivar bayam cabut (giti merah, giti hijau dan delima).
Kultivar bayam cabut yang digunakan adalah kultivar giti hijau, giti merah dan delima, sedangkan organ yang digunakan adalah daun dan batang. Bayam cabut yang diukur adalah bayam cabut yang berusia 40 hari setelah tanam pada media tanah: pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Bayam cabut yang digunakan pada masing-masing kultivar sebanyak tiga pengulangan. Pengukuran kadar oksalat pada ekstrak bayam dengan pelarut aquades dan diukur menggunakan spektrofotometer uv-vis pada panjang gelombang 345 nm, sedangkan ekstrak bayam pada pengukuran ?-karoten dilarutkan dengan pelarut petroleum eter dan diukur menggunakan spektrofotometer uv-vis pada panjang gelombang 450 nm. Data kandungan oksalat dan ?-karoten dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5?n dilanjutkan uji DMRT jika terdapat hasil yang signifikan antar kultivar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar oksalat dan ?-karoten pada daun ketiga kultivar bayam cabut terdapat perbedaan yang signifikan (p< 0> 0,05). Konsumsi bayam cabut pada penderita hiperoksaluria yang dianjurkan adalah bagian daun kultivar giti merah dan delima karena kandungan ?-karoten lebih tinggi dibandingkan kadar oksalat.

kata kunci: ?-karoten, bayam cabut (Amaranthus tricolor L.), hiperoksaluria, kultivar, oksalat

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lembar Publikasi.pdf
HALAMAN AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Suranto, M.Sc., Ph.D
2. Suratman, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA