Penulis Utama : Magdha Tasya Tamara Vega
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I 8714036
Tahun : 2017
Judul : Partisipasi Masyarakat Terhadap Waterfront City Wisata Air Kali Pepe
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik Sipil - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-FAK. Teknik Sipil Prog. DIII Teknik Sipil-I 8714036-2017
Subyek : KALI PEPE, SUNGAI, WATERFRONT CITY, WISATA AIR.
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Kondisi Kali Pepe saat ini semakin tidak terawat karena terjadi alih fungsi sungai yang dijadikan sebagai drainase kota. Terlihat dari banyaknya  sampah dan sedimentasi pada sungai serta terdapat bangunan liar di sepanjang tepian sungai. Sehingga  menghilangkan fungsi dan nilai dari sebuah sungai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi eksisting pada ruas Kali Pepe di Kota Surakarta, mengetahui tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat di bantaran Kali Pepe guna menunjang pengembangan sungai sebagai Waterfront City. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu tahap survey, tahap analisis, tahap pembahasan, dan tahap kesimpulan.

Metode penelitian yang di lakukan adalah metode survey, tahapan-tahapan diantaranya adalah menentukan wilayah yang akan direncanakan, menentukan administrasi perijinan pengumpulan data, survey awal lokasi untuk mendapatkan gambaran umum mengenai permasalahan yang ditinjau, mencari dan menyiapkan literature yang digunakan sebagai referensi dalam penyusunan Tugas Akhir, merancang kuisioner yang akan digunakan sebagai analisa pemahaman dan partisipasi masyarakat di bantaran Kali Pepe.

Hasil studi Partisipasi Masyarakat Terhadap Waterfront City Wisata Air Kali Pepe pada saat ini menunjukkan 29% masyarakat setuju dengan adanya wisata air dan 21% tidak setuju, 24% setuju dengan beberapa syarat, 24% netral dan 2% tidak memberikan jawaban. Pemahaman masyarakat tentang kosep Waterfront City cukup rendah, bisa dilihat dari hasil survey dengan prosentase yaitu sebesar 33%. Sebanyak 67% masyarakat belum paham tentang Waterfront City. Dari 12 Kelurahan yang menjadi lokasi survey terdapat 7 kelurahan yang masih terdapat bangunan liar yaitu Kelurahan Gandekan, Sangkrah, Kestalan, Ketelan, Punggawan, Kedung Lumbu dan Kepatihan Kulon dan 5 kelurahan sudah bersih dari bangunan liar yaitu Kelurahan Sudiroprajan, Gilingan, Keprabon, Setabelan dan Kampung Baru.  Menurut hasil survey yang telah dilakukan sebanyak 100% masyarakat paham tentang kebersihan sungai, selalu membersihkan saluran sungai.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN JUDUL.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LEMBAR PERNYATAAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Agus Hari Wahyudi, M.Sc
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik