Penulis Utama : Eny Moersito
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.84090602
Tahun : 2008
Judul : Perbandingan nilai-nilai pendidikan budaya Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar kayam dan novel Canting karya Arswendo atmowiloto (Sebuah Telaah dengan Pendekatan Sosiologi Sastra)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Pendidikan Bahasa Indonesia-S.84090602-2008
Subyek : NOVEL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengungkapkan: [1] struktur novel Para Priyayi karya Umar Kayam dan novel Canting karya Arswendo Atmowiloto, [2] Perbandingan struktur novel Para Priyayi dan novel Canting, [3] Nilai-nilai pendidikan budaya Jawa dalam novel Para Priyayi dan novel Canting, [4] Perbandingan budaya Jawa dalam novel Para Priyayi dan novel Canting. Metode yang digunakan deskriptif –kualitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk menggali sumber informasi [data], berupa teks-teks sastra, sehingga data yang muncul berupa konsep-konsep atau kategori-kategori yang tidak mungkin dihitung dengan statistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan: [1] teknik non-interaktif, mencatat dokumen/arsip, [2] teknik simak dan catat, [3] teknik riset pustaka. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan model analisis interaktif, yang terdiri atas tiga alur kegiatan: [1] reduksi data, [2] penyajian data, dan [3] penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil temuan penelitian dengan pendekatan sosiologi sastra menunjukkan bahwa: [1] unsure-unsur struktur kedua novel tersebut yang berupa tema, penokohan dan perwatakan, setting [latar belakang], plot/alur, point of view, serta amanat secara structural memiliki persamaan dan perbedaan; [2] nilai-nilai pendidikan budaya Jawa dalam kedua novel itu sangat banyak dan memiliki beberapa kesamaan, khususnya dalam mengungkap masalah budaya Jawa, [3] beberapa kesamaan yang bisa ditemukan dalam kedua novel ini, diantaranya: tema kedua novel mengangkat tentang keluarga priyayi, bedanya novel Para Priyayi menceritakan bagaimana tokoh utamanya Sastrodarsono berjuang mengangkat derajat keluarga besarnya dari golongan wong cilik menjadi golongan priyayi, sedangkan novel Canting menceritakan perjuangan tokoh utamanya Ni untuk mempertahankan keagungan budaya Jawa di era modern ini yang dilambangkan dengan menghidupkan hasil karya batik tulis agar tetap lestari, sekaligus perjuangannya dalam memikirkan masa depan para buruhnya. Keduanya memiliki kesamaan pola dalam struktur cerita, namun sangat berbeda dalam memilih sudut pandang pengarang serta setting cerita. Implikasi penelitian secara luas dalam bidang pendidikan, baik di SMA maupun di SMP digunakan novel Para Priyayi dan novel Canting sebagai bahan pelajaran dengan metode interaktif-rekreaktif. Model ini memungkinkan peserta didik maupun guru mengembangkan wawasannya terhadap penghargaan karya sastra dengan cara memahami kedalaman maknanya dan mengambil nilai-nilai positif yang ada di dalamnya.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Herman J. Waluyo, M.Pd
2. Dr. Suyatno Kartodirjo
Catatan Umum : 417/2008
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa