Penulis Utama : Risdam Habibi Hasibuan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S861408041
Tahun : 2017
Judul : Pengaruh Model Pembelajaran Academic-Constructive Controversy (Ac) dan Ekspositori dalam Pembelajaran Sejarah terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa KELAS XI SMA Negeri Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana, Prodi. Pendidikan Sejarah - S861408041-2017
Subyek : MODEL PEMBELAJARAN ACADEMIC CONSTRUCTIVE CONTROVERSY (AC),MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI, MOTIVASI BELAJAR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Academic Constructive Controversy (AC) dan Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah (2) menemukan perbedaan pengaruh antaramotivasi belajar tinggi siswa dan motivasi belajar rendah terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran sejarah. (3) menemukan interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan motivasi belajar  terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran sejarah.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain factorial 2x2.Populasi penelitian ini ialah siswa kelas XI SMA Negeri Surakarta pada semester genap tahun ajaran 2015/2016.Pengambilan sampel menggunkan tenknikMulti Stage Random Sampling, dengan SMA Negeri 3 Surakarta sebanyak 24 respondendan SMA Negeri 4 Surakarta sebanyak 26 responden. Analisis data menggunakan anava dua jalan dengan bantuan program SPSS 20.
Hasil uji hipotesis menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran AC dan siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran ekspositori. Dari rata- rata didapatkan bahwa model pembelajaran AClebih baik dari model ekspositori.(2) Terdapat perbedaan pengaruh antara siswa dengan motivasi belajar tinggidan motivasi belajarrendah. Rata –rata yang didapatkan menunjukkan siswa dengan motivasi tinggi lebih baik dari siswa yang bermotivasi rendah (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajarterhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Uji lanjutan anava menunjukkan : (a) Siswa dengan motivasi belajar tinggi menggunakan model pembelajaran AC memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah menggunakan model pembelajaran AC. (b) Siswa dengan motivasi belajar tinggi menggunakan model pembelajaran AC memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar tinggi menggunakan model pembelajaran ekspositori. (c) Siswa dengan motivasi belajar tinggi menggunakan model pembelajaran AC memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah menggunakan model pembelajaran ekspositori. (d) Siswa dengan motivasi belajar rendah menggunakan model pembelajaran AC memiliki kempuan berpikir kritis kurang baik daripada siswa dengan motivasi belajar tinggimenggunakan model pembelajaran ekspositori. (e) Tidak ada perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa dengan motivasi belajar rendah menggunakan model pembelajaran AC dan kemampuan berpikir kritissiswa dengan  motivasi belajar rendah menggunakan model pembelajaran ekspositori. (f) Siswa dengan motivasi belajar tinggi menggunakan model pembelajaran ekspositori memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik daripada siswa dengan motivasi belajar rendah menggunakan model ekspositori.

Kata Kunci : Model Pembelajaran Academic Constructive Controversy (AC),Model Pembelajaran Ekspositori, Motivasi Belajar Kemampuan berpikir Kritis

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Pernyataan persetujuan publikasi.pdf
HALAMAN.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Samsi Haryanto, M.Pd,
2. Dr. Akhmad Arif Musadad M.Pd,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran