Penulis Utama : M. Bagus Sekar Alam
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Implementasi khittah NU 1926 dalam kehidupan sosial keagamaan di Surakarta 1984-2002
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0599025-2003
Subyek : ISLAM-ORGANISASI SOSIAL DAN POLITIK
Jenis Dokumen :
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kajian ini pada dasarnya mengupas perkembangan NU pasca khittah Nahdliyah (khittah NU 1926) tahun 1984 yang memutuskan NU kembali sebagai organisasi sosial keagamaan. Adapun penelitian ini dilakukan di cabang NU Surakarta yang notabene daerah yang kurang memiliki kultural ke-NU-an.

Pokok masalah yang dikembangkan dalam kajian ini adalah bagaimana sejarah berdirinya NU sebagai organisasi sosial keagamaan, dinamika perjuangan politiknya sampai pada keputusan kembali ke khittah Nahdliyah tahun 1984 serta bagaimana usaha NU Cabang Surakarta dalam mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial keagamaan sampai dewasa ini (Era Reformasi).

Penelitian tentang implementasi khittah Nahdliyah dalam kehidupan sosial keagamaan didukung oleh kajian teori dari beberapa sumber buku, seperti : M.Ali Haidar (1994) yang menguraikan perkembangan politik NU dalam prespektif fiqih (Yurisprodensi Islam). Einar Marhan Sitompul (1989) juga menguraikan sejarah dan perkembangan NU sampai pada penerimaan asas tunggal Pancasila tahun 1984, sedangkan Salahuddin Wahid (2002) memaparkan bagaimana peran politik NU yang ideal pasca khittah Nahdliyahn khususnya mensikapi perkembangan politik di era reformasi dan sumber buku terakhir dari Efendy Choirie (2002) yang isinya memaparkan hubungan NU dengan partai yang dibentuk oleh warga NU dengan partai yang dibentuk oleh warga NU yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang dikukuhkan sebagai kendaraan politik warga NU.

Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode sejarah kritis yang dikemukakan oleh Gottchalk didasarkan pada empat tahap : heuristik, kritik sumber. Interprestasi dan histoniografi, dengan memakai analisa deskriftif kualitatif.

Dimulai dari proses masuknya islam di Indonesia, sejarah berdirinya NU sebagai sosial keagamaan, Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai pandangan keagamaan, pondok pesantren sebagai pusat perkembangan NU sampai pada dinamika peran dan gerakan politik NU yang diakhiri melalui Gerakan Khittah NU 1926 yang mengembalikan NU sebagai jami’yah diniyah ijmaiyah (Organisasi Sosial Keagamaan).

Dengan kembalinya NU sebagai organisasi sosial keagamaan sejak tahun 1984 telah memberi peluang baru NU Surakarta dalam mengaktualisasi perannya dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di era reformasi khususnya dalam usaha memajukan kwalitas SDM warganya serta aktualisasi peran dalam mensikapi proses transisi demokrasi yang rentan konflik antar umat beragama, konflik sosial dan fanatisme kepartaian di Surakarta
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dr. Suyatno Kartodirdjo
2. Dra. Dyah Rustanti, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa