Penulis Utama : Galuh Dian Karadita
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0607012
Tahun : 2011
Judul : Studi Aktivitas Antioksi dan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Penambahan Ekstrak Etanol Tempe Koro Benguk (Mucunapruriens L.D.C. Var. Utilis) selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2011
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian Jur. Teknologi Hasil Pertanian-H0607012-2011
Subyek : VCO, EETKB, ANTIOKSIDAN, SUHU RUANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu hasil pengolahan daging buah kelapa  yang mengandung  komponen  utama  berupa 90% asam  lemak jenuh yang didominasi oleh asam laurat.  VCO memiliki beberapa khasiat bagi kesehatan, di  antaranya   dapat  menanggulangi   penyakit   diabetes,   kolesterol,   hepatitis   C, jantung  koroner,  prostat,  osteoporosis,  maag,  ambeien  luar  dan  dalam,  penuaan dini,  serta  dapat  menghalau  penyakit  akibat  radikal  bebas.  Meskipun  demikian VCO mempunyai  nilai aktivitas  antioksidan  yang  rendah,  yaitu  sekitar 2,25% ± 0,22.  Ekstrak  Etanol  Tempe  Koro  Benguk  (EETKB)  merupakan  hasil  ekstraksi tempe   koro   benguk   menggunakan   etanol   yang   mengandung   nilai   aktivitas antioksidan  yang  tinggi,  yaitu  sekitar  87,65%  ±  0,12.  Penambahan  antioksidan alami  EETKB  pada  VCO  dibarapkan  dapat  meningkatkan  aktivitas  antioksidan vco.
Penelitian  ini  bertujuan  untuk    mengetahui  aktivitas  antioksidan  VCO dengan penambahan EETKB yang disimpan pada suhu ruang. Penelitian ini meaggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  dengan   satu  faktor yaitu  lama waktu penyimpanan;  hari ke-0, 3, 6, 9,  12,  15,  18, 21, 24, 27, dan 30. Pengujian aktivitas antioksidan akan diuji dengan metode DPPH.
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa nilai aktivitas  antioksidan  EETKB berada di antara asam askorbat dan BHT.  Penambahan EETKB pada konsentrasi 0, I 00, 200, 400, dan 600 ppm tidak berpengaruh terhadap nilai aktivitas antioksidan VCO.  Konsentrasi  200  ppm adalah  batas  maksimum  penambahan  BHT  sebagai bahan  pengawet.  Nilai  aktivitas  antioksidan  VCO  dengan  penambahan  EETKB tanpa  menggunakan  emulsifier  Tween  80  konsentrasi   I%  lebih  tinggi  daripada menggunakan  emulsifier  dan didapatkan  konsentrasi terbaik  penambahan  EETKB sebesar  5%.  VCO dengan penambahan  EETKB 5%  selama penyimpanan  30  hari pada suhu ruang mempunyai  nilai aktivitas  antioksidan  tertinggi  pada hari  ke-30, yaitu  39,56% ± 0, 16.  Aktivitas antioksidan  produk ini  membentuk suatu pola yang mengikuti  pola aktivitas antioksidan  VCO mumi. Nilai JC50  dari  produk ini  adalah 1.198,45 ppm.

Kata Kunci : VCO, EETKB, aktivitas antioksidan, penyimpanan suhu ruang

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Sri Handajani, MS., PhD.
2. Sri Retno Dwi Ariani, S.Si., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian