Penulis Utama : Feira Budiarsyah Arief
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T651208002
Tahun : 2019
Judul : Potensi lumpur laut untuk reklamasi lahan gambut pada pertanaman jagung (zea mays l.) di Kabupaten Kubu Raya
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pascasarjana Program Doktor Ilmu Pertanian-T651208002-2019
Subyek : LAHAN GAMBUT; LUMPUR LAUT; PERTANAMAN JAGUNG
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

RINGKASAN

FEIRA BUDIARSYAH ARIEF, Potensi Lumpur Laut untuk Reklamasi Lahan Gambut pada Pertanaman Jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Kubu Raya (di bawah bimbingan SUNTORO WONGSO ATMOJOsebagai Promotor, SAERI SAGIMAN sebagai Ko-Promotor 1, dan JOKO SUTRISNO sebagai Ko-Promotor 2).
Terdapat beberapa permasalah dalam pengelolaan lahan gambut seperti keasaman tanah dan kapasitas tukar kation sangat tinggi tetapi rendah dalam kejenuhan basa yang dapat membatasi pasokan nutrisi seperti K, Ca, Mg dan nutrisi mikro untuk pertumbuhan tanaman. Untuk itu berdasarkan kajian terdahulu lahan gambut memerlukan pemberian amelioran dalam pelaksanaan budidaya tanaman.
Penelitian potensi lumpur laut untuk reklamasi lahan gambut pada pertanaman jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Kubu Raya ini bertujuan untuk memperoleh lumpur laut yang berpotensi sebagai amelioran tanah gambut, mengetahui dosis amelioran lumpur laut pada berbagai tingkat ketebalan gambut terhadap perubahan sifat kimia tanah, dan respon tanaman jagung pada penambahan amelioran lumpur laut terhadap produksi pipilan jagung.
Kajian pertama tentang potensi lumpur laut sebagai bahan amelioran di tanah gambut.Kajian ini diharapkan untuk mendapatkan lumpur laut yang berpotensi dikembangkan sebagai ameliorang lahan gambut.  Hasil kajian kedua diperoleh 5 lokasi sumber lumpur dari pesisir Kabupaten Kubu Raya yakni: 1) Muara Dabong 1, 2) Muara Dabong 2, 3) Muara Dabong 3, 4) Muara Kubu, dan 5) Tanjung Radak.Selanjutnya sebagai pembanding terkait penelitian terdahulu diambil pula yang ke: 6) sumber lumpur laut dari Pantai Kijing Kabupaten Mempawah.  Berdasarkan pH dan persentase kandungan liat tertinggi terpilih 3 lumpur laut terbaik, yakni: 1) L1 (Lumpur laut asal Pantai Kijing), 2) L2 (Lumpur asal Muara Dabong 1) dan 3) L3 (Lumpur asal Muara Kubu).
Selanjutnya dilanjutkan dengan melakukan inkubasi pada lumpur laut terpilih.Kajian inkubasi selama 4 minggu masing-masing dengan dosis pemberian lumpur: 0% (kontrol tanpa lumpur), 2) 5% lumpur laut, 3) 10% lumpur laut, 4) 15% (lumpur laut, dan 5) 10% dolomit menunjukkan hasil peningkatah pH terbaik pada pemberian lumpur laut asal Pantai Kijing Kabupaten Mempawah dibandingkan dengan yang lain.
Terakhir dilakukan kajian lumpur laut terpilih pada pertanaman jagung dengan menganalisis produksi pipilan jagung.Kajian dilakukan dengan pemberian lumpur laut dengan berbagai dosis dengan dolomit sebagai pembanding.Lumpur laut yang digunakan berasal dari Pantai Kijing Kabupaten Mempawah.  Penambahan lumpur laut sebagai amelioran menggunakan 4 dosis berbeda yakni 0% (tanpa pemberian lumpur laut sebagai kontrol), 5%, 10?n 15%.Penggunaan kapur dengan dosis 10% digunakan sebagai pembanding.  Produksi jagung menunjukkan bahwa penggunaan lumpur laut lebih baik dibandingkan penggunaan kapur.Hasil analisis tanah menunjukkan terjadi peningkatan terhadap pH dan kandungan basa-basa pada akhir dari pertanaman.Kajian terakhir menunjukkan bahwa pemberian lumpur laut sebagai bahan amelioran untuk reklamasi lahan gambut pada pertanaman jagung memberikan perbaikan karakteristik kimia lahan gambut dan peningkatan produksi pipilan jagung.
Kajian kedua tentang potensi pengembangan jagung di lahan gambut.   Kajian menghasilkan dua tingkat ketebalan: 1) gambut dangkal (kurang dari 2 meter) sebagai subgrup Typic Haplohemist(histolos lain dengan tingkat kematangan hemis) dan 2) gambut dalam (lebih dari 2 meter) sebagai subgroup Typic Haplofibrist(histolos lain dengan tingkat kematangan fibris). Masing-masing tingkat ketebalan menunjukkan perbedaan karakteristik kimia masing-masing.Kajian kedua tentang potensi pengembangan jagung di lahan gambut dangkal (kurang dari 2 m) dan dalam (lebih dari 2 m) mulai dari luas, sebaran, karakteristik, dan analisis ekonomi pengembangan pada pertanaman jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Kubu Raya.Hasil kajian menunjukkan bahwa lahan gambut di Kabupaten Kubu Raya telah sejak lama dikembangkan untuk pertanaman jagung  (Zea mays L.), baik di lahan gambut dangkal (kurang dari 2 m) maupun gambut dalam (lebih dari 2 m).
Percobaan lapangan menunjukkan pemberian lumpur laut dapat mening-katkan produksi berat tongkol maupun pipilan jagung. Lumpur laut asal Pantai Kijing lebih baik dalam meningkatkan pH sampel tanah gambut selama inkubasi pada takaran dosis 10?rat dibandingkan penggunaan kapur 10%.
Lahan pasang surut dan lahan sulfat masam, terutama yang mengalami reklamasi, umumnya mengandung kadar garam yang tinggi sebagai akibat dari luapan pasang secara langsung atau resaoan ataupun penyusupan air laut.  Lahan sulfat masam yang terletak dekat dengan muara laut atau pesisir pantai umumnya mengandung salinitas tinggi.  Kelarutan sulfat yang dihasilkan dari oksidasi pirit pada lahan yang telah direklamasi akan diikuti oleh peningkatan salinitas (Noor, 2004).
Keracunan akibat kegaraman dari pemberian lumpur laut sebagai amelioran pertanaman jagung tidak menimbulkan keracunan tanaman karena nilai kegaraman masih dibawah batas toleransi tanaman jagung 4-10 dS. M-1.

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-ID X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} </style> <![endif]-->

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : Lembar Publikasi.pdf
Halaman Awal.pdf
Bab I.pdf
Bab II.pdf
Bab IV.pdf
Bab V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. H. Suntoro Wongso Atmojo, M. S
2. Prof. Dr. Ir. H. Saeri Sagiman, M. Sc
3. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M. P
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana