Penulis Utama : Adisty Arindyaswari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0415002
Tahun : 2019
Judul : Pengaruh Kolkisin terhadap Jumlah Kromosom, Karakter Morfologi dan Produksi Beta Karoten Bayam Cabut (Amaranthus Tricolor L.) Kultivar Giti Merah
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. MIPA-Jur. Biologi-M0415002-2019
Subyek : AMARANTHUS TRICOLOR L., BETA KAROTEN, GITI MERAH, KOLKISIN, KROMOSOM, MORFOLOGI.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

 Amaranthus tricolor L. termasuk sayuran dengan kandungan beta karoten
sebagai sumber antioksidan yang berpotensi sebagai bahan pangan fungsional.
Produksi beta karoten suatu tanaman dapat ditingkatkan melalui induksi mutasi
dengan kolkisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kolkisin
terhadap jumlah kromosom, karakter morfologi dan produksi beta karoten serta
mengetahui konsentrasi dan lama perendaman kolkisin yang optimum untuk
menghasilkan individu poliploidi pada bayam cabut kultivar giti merah. Penelitian
ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai bayam hasil induksi
kolkisin yang memiliki kandungan nutrisi dan mutu lebih tinggi untuk
dikonsumsi.

Biji bayam diberi perlakuan variasi konsentrasi kolkisin (0, 50, 100, 200,
500) ppm dan waktu perendaman selama 6 dan 12 jam, lalu ditanam hingga 40
hari setelah tanam. Jumlah kromosom dihitung dengan membuat preparat
menggunakan metode squash, kemudian diamati dengan mikroskop. Karakter
morfologi yang diamati yaitu panjang dan lebar daun, diameter batang serta tinggi
tanaman. Kadar beta karoten dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis
dengan panjang gelombang 450 nm. Data ukuran daun, diameter batang, tinggi
tanaman dan kadar beta karoten dianalisis menggunakan one way Analysis of
Variance (ANOVA).  

Bayam yang diberi perlakuan kolkisin konsentrasi 50 ppm dengan waktu
perendaman 6 jam serta bayam yang diberi perlakuan kolkisin konsentrasi 100
ppm dengan waktu perendaman 12 jam menunjukkan perubahan yang signifikan,
yaitu memiliki sifat poliploidi dengan jumlah 3n=51. Perlakuan kolkisin 100 ppm
lama perendaman 12 jam lebih efektif dalam menambah ukuran panjang dan lebar
daun, diameter batang dan tinggi batang, sedangkan bayam dengan perlakuan
kolkisin konsentrasi 50 ppm lama perendaman 6 jam efektif dalam meningkatkan
produksi beta karoten hingga 908,40±116,800 mg/kg. Analisis statistik pada tiap
karakter morfologi dan produksi beta karoten bayam perlakuan induksi kolkisin
menunjukkan hasil yang signifikan.  


Kata kunci : Amaranthus tricolor L., Beta Karoten, Giti Merah, Kolkisin,  
Kromosom, Morfologi.
 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Nita Etikawati, M.Si.,
2. Suratman, S.Si., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA