Penulis Utama : Tendi Pambudi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0213096
Tahun : 2017
Judul : Studi semiotika foto jurnalistik (Representasi pesan penyelamatan burung mediterania pada foto esai jurnalistik karya David Guttenfelder yang Berjudul “Kicauan Terakhir” dalam Majalah National Geographic Indonesia Edisi Mei 2016 )
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. ISIP-Jur. Ilmu Komunikasi-D0213096-2017
Subyek : SEMIOTIKA, FOTO JURNALISTIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Berawal dari ketertarikan penulis ketika melihat rangkaian foto esai dalam Majalah National Geoghrapic Indonesia edisi Mei 2016 yang membahas tentang perburuan liar dan kerusakan ekosistem dengan tema “Kicauan Terakhir”. Esai foto dalam artikel tersebut menyajikan foto tentang gambaran perburuan liar dan kerusakan ekosistem di daerah Mediterania.
Melihat saat ini foto tidak hanya sebagai pelengkap dalam sebuah berita, akan tetapi bisa juga berita tersendiri yang dapat menyampaikan sebuah pesan, karena melalui fotojurnalistik setiap fotografer dapat menyampaikan pemikirannya. Sehingga dapat dipahami oleh masyarakat ataupun pembaca. Penulis tertarik untuk menganalisis esai foto “Kicauan Terakhir” menggunakan metode semiotika untuk melihat tanda dan makna yang terdapat didalam setiap foto tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode intrepretatif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian kualitatif menghasilkan data interpretatif sehingga merupakan rinci dari suatu fenomena yang diteliti. Untuk mengkajinya, penulis menganalisis satu-persatu makna berdasarkan model semiologi komunikasi dari Purwasito (2003). Sistematika penelitian ini terlihat pada penggunaan prosedur pembacaan foto yaitu, trick effect, obyek, pose, photogenia,dan estetisme.
Dari data yang terkumpul dan hasil analisis yang disusun, terdapat simbol simbol berupa beberapa teknik perburuan burung yang berbeda-beda di setiap negara. Makna dari penyajian foto berupa teknik berburu dan memperlihatkan beberapa korban burung pengicau adalah bertujuan untuk penyadaran. Fotografer juga menggunakan beberapa teknik untuk memperkuat cerita yang dia inginkan, yaitu penyadaran agar masyarakat paham tentang kejamnya perburuan burung secara liar. Dari foto tersebut penulis mengartikan bahwa National Geographic lebih menekankan pada unsur penyadaran daripada unsur penyelamatan. Semua foto memenuhi syarat dan memenuhi harapan bagi komunikan dalam pesan penyelamatan
Dalam foto ini penulis melihat terdapat hak dari burung pengicau yang dirampas, yaitu hak untuk hidup di alam bebas. National Geographic memperlihatkan keadaan tersebut ke publik dengan harapan masyarakat dan hukum menyadari keadaan dan lingkungan disekitarnya

Kata Kunci: Semiotika, foto jurnalistik, Kicauan Terakhir, National Geoghrapic

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Depan.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Deniawan Tommy Chandra Wijaya, S.Sos., M.Ikom,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP