Penulis Utama : Erinos Nr
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T 431008005
Tahun : 2017
Judul : Pengaruh Intellectual Capital, Corporate Social Responsibility, dan Komisaris Independen Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Publik Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS S3 ILMU EKONOMI - T 431008005-2017
Subyek : INTELLECTUAL CAPITAL, CEE, HCE, SCE, CSR, ROA
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK


Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris bagaimana pengaruh Intellectual capital, CSR, dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini mampu menghitung elemen mana yang paling berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Besarnya pengaruh tersebut dimasukkan kedalam tabel Guilford untuk mengetahui kategori yang dicapai yaitu rendah, sedang dan tinggi. Intellectual capital diukur dengan metode Pulic yang terdiri dari Capital Employnent effisiency (CEE), Human Capital Effisiency (HCE), dan Structural Capital Effisiency (SCE).  
Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh langsung antar variabel yang diteliti, dan kemudian atas dasar hasil uji tersebut digunakan nilai uji t untuk melihat pengaruh dari masing-masing elemennya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari annual report resmi yang telah dipublikasikan. Observasi penelitian ini  berjumlah 550 buah perusahaan selama 5 tahun dimulai dari tahun 2009 sampai tahun 2013.
Temuan yang dihasilkan adalah Intellectual capital, CSR, dan komisaris independen berpengaruh secara positif terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan tabel Guilford besarnya pengaruh yang dihasilkan termasuk kategori rendah. Rendahnya pengaruh yang dihasilkan disebabkan tidak seimbangnya investasi yang dilakukan perusahaan terhadap elemen-elemen Intellectual capital. Rendahnya nilai mean CEE adalah faktor utama yang menyebabkan kinerja keuangan rendah. Nilai mean CEE yang rendah diartikan alat produksi yang dimiliki perusahaan masih kurang canggih  sehingga human capital tidak mampu bekerja secara effektif dan effisien untuk memenuhi keinginan konsumennya. HCE, SCE walaupun nilai mean nya tinggi tidak mampu meningkatkan kinerja secara maksimum disebabkan rendahnya nilai CEE ini. Peningkatan kinerja ROA dimasa depan hanya bisa dilakukan  perusahaan dengan adanya investasi yang seimbang antara CEE, HCE dan SCE.

Kata Kunci: Intellectual capital, CEE, HCE, SCE,  CSR, ROA

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : cover.pdf
BAB _1.pdf
BAB _2.pdf
BAB _3.pdf
BAB _4.pdf
BAB _5.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PERNYATAAN.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof Dr Rahmawati, Msi, Ak, CA
2. Dr Payamta, MSi, CPA
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis