Penulis Utama : Muhammad Yusuf Fauzan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H1814005
Tahun : 2017
Judul : Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Keriting di Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fakultas Pertanian - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Fakultas Pertanian Prog. Agribisnis-H1814005-2017
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Cabai keriting banyak dibudidayakan petani di Indonesia. Menurut data BPS, pada tahun 2014 luasan area lahan pertanian cabai keriting di Kabupaten Temanggung seluas 6.564 hektar dengan hasil produksi sebesar 46.678,6 ton. Hasil ini mengalami kenaikan dimana pada tahun 2013 luasan lahan pertanian cabai keriting yang ada seluas 6.004 hektar dengan hasil produksi sebesar 43.381 ton. Dalam menunjang usahatani cabai keriting, diperlukan proses pemasaran. Besarnya biaya dan keuntungan pemasaran dalam setiap lembaga pemasaran dapat mempengaruhi efisiensi pemasaran cabai keriting. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, mengkaji peran dan fungsi lembaga pemasaran, menganalisis biaya dan keuntungan pemasaran cabai keriting serta menganalisis margin dan mengkaji saluran pemasaran cabai keriting di Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung yang paling efisien secara ekonomi. Metode dasar penelitian adalah adalah deskriptif analitis dengan teknik survey. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive yaitu di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Metode pengambilan sampel petani menggunakan proporsional random sampling sebanyak 40 responden petani sedangkan metode pengambilan sampel pedagang menggunakan snowball sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan pencatatan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis untuk mengkaji saluran pemasaran. Analisis usahatani dengan perhitungan cost margin analysis, R/C rasio dan Farmer’s share. Berdasarkan hasil penelitian didapat saluran pemasaran cabai keriting di Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung terdapat tiga saluran, yaitu pola saluran I: Petani à P. Pengumpul à Pedagang Besar à Konsumen Luar Kota. Pola saluran II: Petani à Pedagang Besar à Konsumen luar kota. Pola saluran III: Petani à Pedagang Pengecer à Konsumen. 2. Lembaga pemasaran cabai keriting di Kabupaten Temanggung terdiri dari pengepul, pedagang besar dan pengecer. Total biaya pemasaran saluran pemasaran I sebesar Rp. 1.918,00/kg dengan keuntungan total yang diperoleh sebesar Rp. 1.855,00/kg. Margin pemasaran saluran pemasaran I Rp. 3.733,00 dengan persentase sebesar 16,73?n farmers share sebesar 83,26%. Total biaya pemasaran saluran pemasaran II sebesar Rp. 573,00/kg dengan keuntungan total sebesar Rp. 1.187,00/kg. Margin pemasaran pada saluran pemasaran II Rp. 1.694,00 dengan persentase sebesar 8,33?n farmers share sebesar 91,66%. Total biaya pemasaran saluran pemasaran III Rp. 1.563,00/kg dengan keuntungan total yang diperoleh Rp. 1.636,00/kg. Margin pemasaran pada saluran pemasaran III Rp. 3.016,00 dengan persentase 13,70 ?n farmer’s share 86,29%. Berdasarkan persentase margin pemasaran dan farmer’s share diketahui saluran pemasaran yang ke II adalah saluran pemasaran yang paling efisien dengan margin pemasaran Rp. 1.187,00 dengan persentase margin pemasaran 8,33?n farmer’s share 91,66%

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB _1.pdf
BAB _2.pdf
BAB _3.pdf
BAB _4.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PERNYATAAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Setyowati, S.P.,M.P.
2. R.R Aulia Qonita, S.P., M.P.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian