Penulis Utama : Alviandi Wahyu Nugroho
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0312007
Tahun : 2016
Judul : Pengembangan Prototipe Uns LPPD Hand dengan Sistem Kendali dan Sistem Mekanik yang Terintegrasi.
Edisi :
Imprint : surakarta - F. Tehnik - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Tehnik Prog Studi Teknik Industri-I0312007-2016
Subyek : UNS LPPD HAND
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Di Surakarta, jumlah pasien yang mengalami operasi amputasi sebanyak 98 pasien pada tahun 2010, 115 pasien pada tahun 2011 dan sebanyak 178 pasien pada tahun 2012 (Rachmat, 2016). Dengan demikian, pasien tersebut membutuhkan prosthetic hand yang dapat menggantikan peran tangan manusia untuk dapat melakukan pekerjaannya kembali.  Di Indonesia,   prosthetic hand yang ada di pasaran dapat diimpor dengan harga tidak kurang dari $21.200 (Susmartini, 2011). Harga tersebut terlalu tinggi untuk masyarakat indonesia yang mempunyai penghasilan  dengan  UMR per bulan sebesar Rp 1.997.819  (BPS,
2016). Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan prosthetic hand dengan harga terjangkau bagi masyarakat di Indonesia, UNS sedang melakukan pengembangan prosthetic Hand yaitu UNS LPPD Hand. Pengembangan UNS LPPD Hand telah mencapai pada tahapan desain konseptual yang dirancang oleh Cahyadin (2016). Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe dari desain Cahyadin (2016) dan selanjutnya akan dintegrasikan dengan sistem kendali dan sistem mekanik, sehingga prototipe UNS LPPD Hand yang telah dibuat dapat bergerak dengan menggunakan logika sederhana.
Langkah yang dilakukan pada penelitian ini adalah membuat prototipe prosthetic jari, menentukan gaya tarik, mengembangkan sistem transmisi motor, menentukan posisi joint, merakit prosthetic jari dengan sistem transmisi motor, dan menguji prototipe dengan logika sederhana.
Hasil  yang didapatkan adalah dalam pembuatan prototipe prosthetic jari sesuai dengan desain Cahyadin (2016), mengalami perbaikan dikarenakan pada joint antara phalanx media dan phalanx distal tidak dapat melakukan gerakan flexed, sehingga dilakukan modifikasi dan eliminasi komponen dengan menggunakan metode DFMA. Gaya tarik yang dihasilkan yaitu jari tengah-manis- kelingking > ibu jari > telunjuk. Posisi joint diubah dari 7 mm menjadi 8,55 mm. Selain itu, transmisi motor dilakukan perbaikan yang mengakibatkan prosthetic jari dapat melakukan gerakan extended ke flexed dan sebaliknya, serta connector bracket tidak  tertarik sampai ujung ulir karena adanya pegas, sehingga dapat kembali ke posisi semula.
Kata kunci: UNS LPPD Hand, DFMA, prototipe, transmisi motor
In Surakarta, the number of patients, who have amputation surgery, are 98 patients in 2010, 115 patients in 2011 and 178 patients in 2012 (Rachmat, 2016). Thus, the patients need a prosthetic hand that can replace the role of the human hand and able to perform their job again. In Indonesia, the prosthetic hand on the market can be imported at a price not less than $ 21,200 (Susmartini, 2011). The price is too high for Indonesian people who have income per month with UMR Rp
1,997,819 (BPS, 2016). Therefore, to get a prosthetic hand at affordable prices for people in Indonesia, UNS is developing prosthetic that is UNS LPPD Hand Hand. The development of UNS LPPD Hand has reached the stage of conceptual design that designed by Cahyadin (2016). In this study, the purpose is to develop a prototype of Cahyadin (2016) design and to be integrated with the control system and mechanical system, so the prototype of UNS LPPD Hand has been moved by using simple logic.
In this study, the steps are create a prototype prosthetic finger, determine the tensile force, develop the system of transmission motor, determine the position of the joint, assemble the prosthetic finger with a motor transmission system, and test the prototype with simple logic.
The result are the prototyping of prosthetic finger according to the design Cahyadin (2016), has an improvement due to the joint between the distal phlanax and the media phlanax which can not perform the flexed of movement, so it is done by the modification and elimination of components using DFMA. The result of  tensile  force  is  midle-ring-little  finger  >  thumb>  index  finger.  The  joint position was changed from 7 mm to 8.55 mm. In addition, the motor transmission is repaired, so the prosthetic finger can perform the extended of movement to flexed and its contrary, as well as the connector bracket is not pulled until the end of the screw for the spring, so it can be returned to its original position.
Keywords: UNS LPPD Hand, DFMA, prototype, motor transmission

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Pernyataan.pdf
COVER.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
BAB 6.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ilham Priadythama, S.T., M.T
2. Prof.Dr.Ir. Susy Susmartini, MSIE
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik