Penulis Utama : Atinnajah Kamalasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0215007
Tahun : 2019
Judul : Perbandingan Indeks Kesuburan Tanah pada Berbagai Sistem Pengelolaan Sawah di Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian Jur. Ilmu Tanah-H0215007-2019
Subyek : INDEKS KESUBURAN TANAH, SAWAH ORGANIK, KONVENSIONAL, KECAMATAN GIRIMARTO
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Penggunaan pupuk kimia yang dilakukan secara terus menerus dalam pengelolaan sawah dapat menyebabkan menurunnya kesuburan tanah. Pertanian organik merupakan alternatif pilihan karena dalam jangka panjang diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan tingkat produksi dan kesuburan lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan indeks kesuburan tanah pada berbagai sistem pengelolaan sawah. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus – Desember 2018 di lahan sawah Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri dengan metode survei dan pengambilan sampel tanah secara purposive sampling (sengaja) pada tanah sawah dengan sistem pengelolaan organik, semi organik dan konvensional. Sampel tanah diambil dari 9 titik utama dengan 3 kali ulangan sehingga didapatkan total 27 sampel tanah. Indeks kesuburan tanah ditentukan berdasarkan indikator sifat kimia terpilih yang disebut dengan Minimum Soil Fertility Index (MSFI). Analisis data menggunakan Pearson’s Correlation Analysis dan Principle Component Analysis (PCA) untuk menentukan MSFI. Nilai MSFI diperoleh dari indikator yang memiliki nilai tinggi pada analisis korelasi dan PCA. Indikator-indikator yang dijadikan sebagai MSFI adalah P tersedia, K tersedia, pH, C organik, dan Kejenuhan Al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kesuburan tanah sawah di Kecamatan Girimarto yang dikelola secara organik memiliki indeks kesuburan tanah paling tinggi (0,630) dibandingkan dengan pengelolaan secara semi organik (0,557) dan konvensional (0,545) dengan kriteria sedang untuk semua sistem pengelolaan. Hal ini menunjukkan transisi sawah konvensional ke sawah organik selama 6 tahun dapat meningkatkan indeks kesuburan tanah.

Kata Kunci : indeks kesuburan tanah; sawah organik; konvensional; Kecamatan Girimarto

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN DEPAN.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
SURAT PERNYATAAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.P.
2. Hery Widijanto, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP