Penulis Utama : Riska Kusumawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S111602009
Tahun : 2017
Judul : Makna Interpersonal Teks Opini Kasus Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terhadap Dugaan Penistaan Agama pada Harian Kompas dan Republika
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Magister Linguistik-S111602009-2017
Subyek : TEKS OPINI, KASUS AHOK, STRUKTUR MOOD, LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini membahas  kasus yang menimpa Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang diduga menistakan agama Islam yang dimuat dalam teks opini harian Kompas dan Republika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna interpersonal yang direpresentasikan dalam teks opini harian Kompas dan Republika terhadap kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok, melalui tiga aspek tenor yaitu status, afek dan kontak, serta mendeskripsikan struktur teks dari teks opini harian Kompas dan Republika. 
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan analisis dokumen pada data yang berupa klausa dalam struktur teks dari sumber data teks opini pada harian Kompas dan Republika. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional melalui struktur mood. Teknik ananalisis dilakukan dengan menentukan data dan bukan data (domain), taksonomi, komponensial, hingga menemukan tema budaya. 
Penelitian ini menghasilkan perbedaan struktur teks,yaitu stuktur teks  harian Kompas adalah eksposisi sedangkan harian Republika adalah diskusi. Kedua teks opini tersebut  mempunyai kesamaan dalam aspek status dan aspek kontak. Pada aspek status, posisi penulis lebih tinggi daripada pembaca. Penggunaan klausa imperatif dan interogatif dengan makna transaksional proposal menunjukkan ketidaksejajaran tersebut. Pada aspek kontak kedua teks opini tersebut tergolong tidak familiar karena banyak menggunakan nominalisasi dan istilah teknis sehingga mengakibatkan pembaca lebih sulit memahami isi teks. Pada harian Kompas penggunaan istilah teknis hukum merupakan ekspresi yang hanya mudah dipahami oleh pihak-pihak yang berada dalam wacana hukum. Sedangkan harian Republika, penggunaan istilah teknis hukum dan agama dimungkinkan pula pembaca lebih sulit memahami teks opini tersebut.  Pada aspek afek, ditunjukkan penggunaan polaritas dan kata emotif. Pola yang digunakan untuk menunjukkan afek adalah 1) polaritas negatif dengan kata emotif negatif, 2) polaritas positif dengan kata emotif negatif, 3) polaritas negatif dengan kata emotif positif, 4) polaritas positif dengan kata emotif positif. Teks opini pada harian Kompas lebih menunjukkan keberpihakkan kepada Ahok, sedangkan pada harian Republika teks opini menunjukkan penilaian negatif. Temuan tersebut berdasarkan bukti linguistik dengan menggunakan struktur mood melalui tenor (pelibat).

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Depan.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Persetujuan Publikasi.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Djatmika, M.A
2. Prof. Dr. Sumarlam, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana