Penulis Utama : Maman Pamungkas
NIM / NIP : H0304083
× ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji apakah harga gula pasir, harga gula jawa, harga teh, harga kopi, pendidikan responden, pendapatan rumah tangga, dan jumlah anggota rumah tangga mempengaruhi permintaan gula pasir di tingkat rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo 2) mengkaji elastisitas permintaan gula pasir di tingkat rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo, 3) mengetahui korelasi antar variabel. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sedangkan pengambilan lokasi penelitian adalah secara sengaja. Data yang diperoleh berasal data primer dan sekunder, data primer diperoleh dari kuesioner dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Kabupaten Sukoharjo digunakan sebagai lokasi penelitian didasarkan pada permintaan gula pasir yang selalu meningkat. Hasil analisis data dengan menggunakan metode regresi linier berganda diperoleh persamaan Log Q = -8,796 – 0,860 logX1 + 2,345 logX2 + 0,222 logX3 + 0,009 logX4 + 0,064 logX5 + 0,397 logX6 + 0,747 logX7 Model ini memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 71,9 persen, yang berarti bahwa besarnya pengaruh variabel harga gula pasir, harga gula jawa, harga teh, harga kopi, pendidikan responden, pendapatan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga secara bersama-sama mempengaruhi permintaan gula pasir di Kabupaten Sukoharjo sebesar 71,9 persen, sedangkan sisanya 29,1 persen dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar variabel yang diteliti. Pada uji F dikatakan bahwa variabel harga gula pasir, harga gula jawa, harga teh, harga kopi, pendidikan responden, pendapatan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga secara bersama berpengaruh nyata terhadap permintaan gula pasir di Kabupaten Sukoharjo. Pada uji-t diperoleh bahwa variabel harga gula pasir, harga kopi, dan pendidikan responden tidak berpengaruh secara nyata, sedangkan variabel harga gula jawa, harga teh, pendapatan rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga berpengaruh nyata terhadap permintaan gula pasir di Kabupaten Sukoharjo. Pada penelitian ini elastisitas harga gula pasir adalah sebesar -0,860, menandakan bahwa elastisitas harga bersifat inelastis. Koefisien elastisitas silang mempunyai nilai sebesar 2,345 untuk gula jawa karena nilai elastisitas bertanda positif hal ini menunjukkan bahwa barang tersebut merupakan barang subtitusi, untuk variabel teh dan kopi mempunyai nilai elastisitas positif sebesar 0,222 dan 0,009 yang berarti tah dan kopi bukan merupakan barang komplementer. Untuk koefisien elastisitas pendapatan mempunyai nilai sebesar 0,397 hal ini menujukkan bahwa gula pasir merupakan barang normal inelastis. Korelasi positif variabel bebas yang terbesar pada hubungan antara harga kopi dengan pendapatan rumah tangga yaitu sebesar 0,369, sedangkan korelasi negatif terbesar pada hubungan antara pendapatan rumah tangga dengan harga gula jawa yaitu sebesar -0,367. Kata Kunci:Permintaan,Variabel,Koefisien determinasi,Uji F, Uji t, Elastisitas, Korelasi
×
Penulis Utama : Maman Pamungkas
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0304083
Tahun : 2008
Judul : Analisis permintaan gula pasir di tingkat rumah tangga di kabupaten Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2008
Program Studi : S-1 Sosial Ekonomi Pertanian
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Agrobisnis-H.0304083-2008
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Ropingi, MSi
2. Ir. Suprapto
Penguji :
Catatan Umum : 540/2008
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.