Penulis Utama : Kuswandari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S421608016
Tahun : 2019
Judul : Analisis subsektor pertanian tanaman pangan di Provinsi Jawa Tengah (pendekatan analisis input output 2008 dan 2013)
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - PASCASARJANA - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-PASCASARJANA Prog. Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan-S421608016-2019
Subyek : INPUT OUTPUT, TIPOLOGI KLASSEN, LOCATION QUOTIENT (LQ).
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK


Indonesia merupakan Negara kepulauan dimana lebih dari setengah total luas daratan berpotensi sebagai areal pertanian, namun hanya 46,17 persen saja yang sudah dibudidayakan. Sudah seharusnya Indonesia khususnya Jawa Tengah menjadi lumbung pangan nasional, namun masih saja impor beras terus dilakukan guna mencukupi kebutuhan pangan penduduk. Penelitian ini selain melihat keterkaitan ke belakang dan ke depan (backward and forward linkage), juga menghitung dampak angka pengganda output dan pendapatan (multiplier effect) sektor tanaman pangan di Jawa Tengah, serta perubahan permintaan akhir sektor tanaman pangan terhadap output sektor-sektor lainnya. Penelitian ini juga akan melihat bagaimana sebaran sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang merupakan penjabaran dari pendekatan analisis input output Jawa Tengah 88 sektor tahun 2008 dan 2013 yang diagregrasi menjadi 24 sektor, serta analisis Tipolologi Klassen dan Location Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsektor tanaman pangan tahun 2008 dan 2013 mempunyai keterkaitan ke belakang yang rendah dan keterkaitan ke depan yang tinggi, namun subsektor ini hanya tergantung pada beberapa sektor saja. Dampak luberan terhadap output dan pendapatan jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Terjadi penurunan dampak pengganda pendapatan di sektor pertanian tanaman pangan sebesar 5,9 persen di tahun 2013. Analisis tipologi
klassen menunjukkan 8 kabupaten/kota masuk dalam kategori daerah cepat maju dan cepat tumbuh. Penghitungan sektor basis pertanian menggunakan LQ dilanjutkan untuk memperoleh sebaran basis pertanian pada ketegori ini. Daerah cepat maju dan cepat tumbuh dimana sektor pertanian menjadi sektor andalan adalah Kabupaten Sragen dan Kendal, namun hanya Kabupaten Sragen yang subsektor tanaman pangannya yang menjadi subsektor andalan pada sektor pertanian. 

Kata kunci:  Input Output, Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ). 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
PENGESAHAN.pdf
DAFTAR ISI.pdf
2. Bab I.pdf
3. Bab II.pdf
4. Bab III.pdf
5. Bab IV.pdf
6. Bab V.pdf
7. Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Agustinus Suryantoro, MS.
2. Dr. Mulyanto, ME.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana