Penulis Utama : Dewi Wulandari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S881708004
Tahun : 2019
Judul : Penguatan Modal Sosial untuk Membangun Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Kecamatan Jebres (Implementasi dalam pembelajaran IPS sebagai suplemen pembelajaran kelas VII pada kompetensi dasar perubahan akibat interaksi antar ruang)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarja Prog. Studi Pendidikan Geografi-S881708004-2019
Subyek : BANJIR, MODAL SOSIAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui dampak banjir di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta; tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dan mengetahui bagaimana  penguatan  modal sosial untuk membangun kesiapsiagaan  bencana banjir di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta; serta Implementasi hasil penelitian dalam pembelajaran IPS geografi di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelurahan di Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Sampel yang digunakan adalah kelurahan dengan masyarakat yang paling terkena dampak banjir. Teknik pengambilan data menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan cara angket dan wawancara, pengamatan, dan dokumentasi di empat kelurahan yang paling terdapat banjir di Kecamatan Jebres. Ke empat kelurahan tersebut adalah Kelurahan Jebres, Pucangsawit, Sewu dan Gandekan. Analisis data menggunakan teknik scorring (pengharkatan) dan deskripsi statistik. Hasil penelitian adalah sebagai berikut ini: (1) Dampak banjir di Kecamatan Jebres diketahui bahwa banjir di wilayah Kelurahan Jebres terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi luapan masuk ke area yang bersebelahan langsung dengan sungai Bengawan Solo  dengan  kontur tanah dibawah 92,13 mdpl. Dan adanya back water di Kelurahan Pucangsawit, Gandekan dan Sewu sebagai dampak dari luapan anak sungai Bengawan Solo, Kali Pepe, Kali Anyar dan Kali Buntung telah membuat masyarakat di empat kelurahan yang terdampak banjir mengalami kerugian materiil dengan rusaknya rumah warga akibat genangan hujan, rusaknya infrastruktur masyarakat dan terhambatnya aktivitas warga.
(2) Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Kecamatan Jebres  termasuk dalam kategori siap. 
(3) Terjadi penguatan modal sosial di ke empat kelurahan meskipun dengan karakteristik yang berbeda. Untuk kelurahan Sewu merupakan kelurahan yang paling kuat modal sosialnya dan sudah mampu menjadi model bagi tiga kelurahan lainnya, yaitu Kelurahan Pucangsawit Gandekan dan Jebres yang masih perlu penguatan modal sosial dalam  membangun kesiapsiagaan bencana banjir, membangun kepercayaan, norma dan jaringan dalam mengatasi bencana banjir.
(4) Implementasi  dari penelitian ini adalah pembuatan modul untuk pelajaran IPS SMP kelas VII  BAB 1 “ Manusia, tempat dan lingkungan “  Kompetensi dasar 1 yatu konektivitas antar ruang .
Kata Kunci: banjir, kesiapsiagaan, modal sosial
Abstract
This research aims to know to know the impact of flooding in Jebres district, Surakarta City;  know the level of public preparedness against flood disaster in Jebres District, Surakarta City; To find out how the social capital strengthening to build flood disaster preparedness in Jebres District, Surakarta City; and  To implement research results in social sciences learning Geography in SMP.
The population in this study is the entire village in Jebres City, Surakarta. The sample is the village with the most affected communities of flooding.
Data retrieval techniques Use the survey method. Data collection is done by poll and interview. Data analysis uses scorring techniques and statistical descriptions. 
The results of the study are as follows: (1) The flood impact in Jebres district is known that flooding In Jebres village area occurs due to high rainfall nto the area directly adjacent to Bengawan Solo River with a soil contour below 92.13 MDPL; (2) Community preparedness in the face of flood disaster in Jebres District is included in the category ready; (3) Strengthening social capital in establishing flood disaster preparedness is necessary to build trust, norms and networks in overcoming flood disaster; and (4) The Implementation of this study is the preparation of modules for 7th grade junior high school lessons.
Keywords: flood, preparedness, social capital

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
LEMBAR PERNYATAAN.pdf
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Chatarina Muryani, M.Si.
2. Puguh Karyanto, S.Si, M.Si, PhD.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana