Penulis Utama : Dody Chandra Priambodo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0113014
Tahun : 2017
Judul : Model Epidemic Type Aftershock Sequence (Etas) Spasial
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2017
Kolasi :
Sumber : NS-FMIPA, Prodi. Matematika - M0113014-2017
Subyek : GEMPA BUMI, GEMPA SUSULAN, MAGNITUDO, SPASIAL, FUNGSI INTEN- SITAS BERSYARAT, METODE LIKELIHOOD MAKSIMUM, METODE DAVIDON FLETCHER POWELL, MODEL ETAS, MODEL ETAS SPASIAL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

 

Aktivitas  gempa bumi terus dikaji baik dari aspek seismologi maupun aspek stokastik.   Proses  titik  merupakan  aspek  stokastik  yang  dapat  menjelaskan  fe- nomena  alam yang bersifat  acak baik dalam  ruang  maupun  waktu.   Salah satu model dalam proses titik adalah model epidemic type aftershock sequence (ETAS). Model ETAS tidak  optimal  dalam menjelaskan  aktivitas  gempa bumi karena di- anggap  tidak  memiliki  komponen  lokasi.   Oleh  karena  itu  pada  penelitian  ini dibahas  model ETAS dengan mempertimbangkan komponen waktu,  magnitudo, dan lokasi. Model tersebut  dinamakan  model ETAS  spasial.
Tujuan  penelitian ini adalah menurunkan  ulang, mengestimasi fungsi inten- sitas bersyarat, dan menerapkan  model ETAS spasial pada  data  gempa bumi di Pulau  Jawa dan Pulau  Sumatra.  Model ETAS spasial dinyatakan melalui fungsi intensitas  bersyarat  yang  memuat  tujuh  parameter.  Parameter fungsi intensi- tas bersyarat  model ETAS spasial diestimasi menggunakan metode likelihood maksimum dan metode Davidon Fletcher Powell.  Data yang digunakan pada penelitian  ini adalah data  gempa bumi di Pulau  Jawa dan Pulau  Sumatra  tahun
1973-2016 dengan magnitudo  ? 5 SR dan kedalaman  ? 70 km.
Berdasarkan hasil estimasi parameter, diperoleh aktivitas gempa bumi Pulau Jawa  sering terjadi  di pesisir selatan  Pulau  Jawa  terutama di perairan  selatan Jawa Barat,  pesisir selatan  Jawa Timur  dan Selat Sunda.  Aktivitas  gempa bumi Pulau  Sumatra  sering terjadi  di sepanjang  pesisir barat  Pulau  Sumatera  teruta- ma di pesisir barat  Aceh sampai pesisir barat  Bengkulu dan pesisir timur  Riau. Hal ini menyebabkan  daerah-daerah tersebut  rawan  mengalami  bencana  gempa bumi dengan magnitudo  ? 5 SR dan kedalaman  ? 70 km.

Kata Kunci:  gempa bumi,  gempa susulan,  magnitudo,  spasial,  fungsi  inten- sitas  bersyarat,  metode  likelihood maksimum, metode  Davidon Fletcher Powell, model ETAS,  model ETAS spasial

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Pernyataan persetujuan publikasi.pdf
HALAMAN.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Hasih Pratiwi, M.Si.
2. Dra. Respatiwulan, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA