Penulis Utama : Dwi Parwiti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0815031
Tahun : 2019
Judul : Analisis efisiensi produksi dan keuntungan usahatani ubi jalar di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fakultas Pertanian - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Fakultas Pertanian-Prog. Studi Agribisnis S1-H0815031-2019
Subyek : EFISIENSI PRODUKSI; KEUNTUNGAN USAHATANI; UBI JALAR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

RINGKASAN
Dwi Parwiti. H0815031. 2019.”Analisis Efisiensi Produksi dan Keuntungan Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar”. Dibimbing oleh Dr. Ir. Sri Marwanti, M.S. dan Dr. Ir. Rhina Uchyani F., M.S. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Ubi jalar merupakan bahan pangan sebagai sumber karbohidrat terbesar keempat setelah padi, jagung dan ubi kayu yang memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Kecamatan Tawangmangu merupakan daerah sentra produksi ubi jalar di Kabupaten Karanganyar hal ini dilihat dari peningkatan luas panen yang signifikan. Luas panen ubi jalar di Kecamatan Tawangmangu meningkat pada tahun 2017 dar 110 hektar menjadi 245 hektar, namun kenaikan ini tidak diikuti dengan peningkatan produktivitas ubi jalar. Rendahnya produktivitas diduga karena belum efisiennya pengggunaan faktor produksi dari petani sehingga mempengaruhi produksi dan keuntungan petani.
Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan teknik survey. Metode penentuan daerah secara purposive di Kecamatan Tawangmangu. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Jenis dan sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, analisis keuntungan dan analisis faktor dengan menggunakan program SPSS 25 serta perhitungan efisiensi menggunakan Frontier 41c.
Hasil analisis faktor yang dilakukan semua faktor produksi berpengaruh secara positif terhadap hasil produksi yakni luas lahan,  tenaga kerja, pupuk TSP, pupuk phonska, dan pupuk organik dengan tingkat signifikan ? = 5% (0,05). Tiga dari lima faktor produksi secara individu berpengaruh nyata terhadap produksi ubi jalar yakni luas lahan, pupuk phonska dan pupuk organik. Return to scale dari usahatani ubi jalar sebesar 1,392 yang lebih besar dari 1 yang menunjukan bahwa usahatani ubi jalar berada pada kaidah increasing return to scale (IRS).  Nilai rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,86 dan efisiensi alokatif sebesar 0,70. Sehingga diperoleh rata-rata efisiensi ekonomi sebesar 0,60. Usahatani ubi jalar di Kecamatan Tawangmangu telah efisien secara teknis dan alokatif karena memiliki rating efisiensi ?0,70 dan tidak efisien secara ekonomi karena memiliki rating efisiensi ? 0,70. Dalam satu kali masa tanam rata-rata diperoleh produksi sebesar 5.536,86 kg/UT atau 27.437,36 kg/ha ubi jalar dengan harga  jual rata-rata sebesar Rp 3.346 sehingga diperoleh penerimaan sebesar Rp 18.526.330 per usahatani atau Rp 91.805.407 per hektar, dengan biaya yang digunakan sebesar
Rp 6.733.840 per usahatani Rp 34.716.870 per hektar, sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp 11.891.587 per usahatani Rp 58.949.691 per hektar. Keuntungan usahatani ubi jalar tergolong besar dengan R/C sebesar 2,79. Hal ini menunjukan bahwa usahatani ubi jalar di Kecamatan Tawangmangu layak untuk diusahakan.

Kata Kunci : EFISIENSI PRODUKSI; KEUNTUNGAN USAHATANI; UBI JALAR

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ABSTRAK_RINGKASAN.pdf
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
pernyataan 19.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Sri Marwanti, M.S
2. Dr. Ir. Rhina Uchyani F., M.S
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian