Penulis Utama : Lutfy Hersri Rahmady
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0013143
Tahun : 2016
Judul : Hubungan antara Kecemasan dengan Dispepsia Fungsional pada Pegawai FK UNS yang Mendekati Batas Usia Pensiun (BUP)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS- F. Kedokteran, Prodi. Kedokteran- G0013143- 2016
Subyek : KECEMASAN, DYSPEPSIA FUNGSIONAL, PENSIUN FUNGSIONAL PADA PEGAWAI FK UNS YANG MENDEKATI BATAS USIA PENSIUN.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Pendahuluan: Hubungan antara kecemasan dengan dispepsia fungsional mendapat banyak perhatian khusus. Dispepsia fungsional saat ini menjadi masalah yang cukup serius karena prevalensinya setiap tahun meningkat. Dispepsia fungsional juga menempati urutan ke-35 dari daftar 50 penyakit penyebab kematian. Salah satu fokus penelitian patomekanisme dispepsia adalah pada faktor psikososial, khususnya terkait gangguan cemas dan depresi. Kecemasan dapat dipicu oleh berbagai macam jenis pemicu, salah satunya adalah pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kecemasan yang diakibatkan oleh mendekatnya masa pensiun dengan dispepsia fungsional pada pegawai FK UNS.

Metode  Penelitian:  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  observasional  analitik dengan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian adalah 18
Pegawai FK UNS yang mendekati batas usia pensiun normal. Pensiun normal adalah pensiun yang diberikan untuk karyawan yang usianya telah mencapai masa pensiun (58 tahun). Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Status kecemasan  dinilai  menggunakan  kuesioner  Retirement  Anxiety  Scale dan pemeriksaan dispepsia fungsional dengan kuesioner Nepean Dyspepsia Index. Hasil kuesioner  antara  kecemasan  dan  dispepsia  fungsional  dihubungkan  dengan  uji korelasi pearson. Hubungan dinyatakan bermakna jika taraf signifikansi kurang dari
0,05.

Hasil Penelitian: Pada uji analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan berkebalikan dengan nilai korelasi -0,371 (negatif), artinya semakin tinggi skor kecemasan tidak diikuti peninggian skor pada dispepsia, begitu sebaliknya. Selain itu, nilai signifikansi berada pada level sig. (2 tailed): 0,130 (sig. : > 0,05).

Simpulan  Penelitian:  Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  dapat  disimpulkan  bahwa tidak  terdapat  hubungan  yang  bermakna  antara  kecemasan  dengan  dispepsia


Kata Kunci: Kecemasan, dyspepsia fungsional, pensiun
fungsional pada pegawai FK UNS yang mendekati batas usia pensiun.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Pernyataan persetujuan publikasi_8.pdf
HALAMAN.pdf
BAB (1).pdf
BAB (2).pdf
BAB (3).pdf
BAB (4).pdf
BAB (5).pdf
BAB (6).pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Anik Lestari, dr., M. Kes
2. Rohmaningtyas, dr., Sp. KJ., M. Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran