Penulis Utama : Fauziyyah Diah Nugraheni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R1116030
Tahun : 2017
Judul : Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Sindrom Premenstruasi pada Remaja di SMAN 2 Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran, Prodi. DIV Bidan Pendidik - R1116030-2017
Subyek : INDEKS MASSA TUBUH, SINDROM PREMENSTRUASI, REMAJA
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D IV)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

 

Latar Belakang: Indeks massa tubuh merupakan pengukuran berat dan tinggi badan untuk mengetahui status gizi yang dapat berpengaruh pada sindrom premenstruasi, termasuk pada siswi SMAN 2 Surakarta Tujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian sindrom premenstruasi pada remaja di SMAN 2 Surakarta.
    
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Besar sampel adalah 120 siswi kelas X SMAN 2 Surakarta yang memenuhi kriteria retriksi. Teknik pengumpulan data dengan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan serta kuesioner Premenstrual Syndrome Scale (PMSS). Teknik analisa data menggunakan Uji Korelasi Lambda.

Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000; r = 0,600. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi yang kuat dan arah korelasi positif antara indeks massa tubuh dengan kejadian sindrom premenstruasi pada remaja di SMAN 2 Surakarta.

Simpulan: Semakin tinggi indeks massa tubuh maka semakin tinggi pula angka kejadian sindrom premenstruasi.
Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, Sindrom Premenstruasi, Remaja

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Pernyataan persetujuan publikasi.pdf
HALAMAN.pdf
BAB (1).pdf
BAB (2).pdf
BAB (3).pdf
BAB (4).pdf
BAB (6).pdf
DAFTAR PUSTAK.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Mujahidatul Musfiroh, S.Kep.,Ns., M.Si.Med
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran