Penulis Utama : Lisa Cucu Ardiati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0112032
Tahun : 2016
Judul : Kajian Geografi Dialek Bahasa Jawa di Kabupaten Ponorogo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ilmu Budaya Jur. Sastra Daerah-C0112032-2016
Subyek : GEOGRAFI DIALEK, DIALEKTOMETRI, BAHASA JAWA, KABUPATEN PONOROGO
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Peneltian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagamainakah variasi fonemis,   morfemis, dan leksikal bahasa Jawa Ponorogo?, (2) Bagaimanakah unsur leksikon khas bahasa Jawa Ponorogo?, (3) Bagaimanakah pemetaan unsur leksikal bahasa Jawa Ponorogo?

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan variasi fonemis, morfemis,  dan  leksikal  bahasa  Jawa  Ponorogo,  (2)  mendeskripsikan  unsur leksikon khas bahasa Jawa Ponorogo, dan (3) mendeskripsikan pemetaan unsur leksikal bahasa Jawa Ponorogo.

Penelitian ini mengambil lokasi di wilayah Kabupaten Ponorogo, dengan memilih sepuluh titik pengamatan yang dipilih berdasarkan kriteria kualitatif dan kuantitatif. Data lisan diperoleh dari informan yang berupa tuturan bahasa Jawa. Data tulis diperoleh dari daftar pertanyaan mengenai variasi fonemiss, morfemis, dan leksikal. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tuturan bahasa Jawa dengan segala aspeknya yang digunakan oleh   penutur bahasa Jawa di titik pengamatan. Pengambian sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan sampel dalam penelitian berupa tuturan yang ditetapkan dalam instrumen penelitian, titik penamatan dan informasinya.

Metode  pengumpulan  data  adalah  metode  simak  dan  metode  cakap. Metode simak menggunakan teknik dasar sadap, dan teknik lanjutannya menggunakan  teknik  simak  libat  cakap  dan  teknik  simak  bebas  libat  cakap. Metode cakap menggunakan teknik dasar yang digunakan berupa teknik pancing, dan teknik lanjutan yang berupa teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat.  Analisis  data dilakukan  dengan  metode  padan  dan  agih.  Metode padan teknik dasar yang digunakan berupa teknik pilih unsur penentu (PUP). Teknik lanjutannya berupa teknik hubung banding menyamakan, teknik hubung banding memperbedakan, dan teknik hubung banding menyamakan hal pokok. Metode agih, teknik ini digunakan untuk membagi satual lingual data menjadi unsur-unsur data. Penerapan teknik ini dapat dijelaskan pada teknik lanjutannya yaitu teknik ganti.

Dari hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini maka diperoleh, (1) deskripsi umum Kabupaten Ponorogo ditemukan keadaan alam dapat mempengaruhi BJP, (2) adanya variasi fonemis, morfemis, dan leksikal, (3) berdasarkan kondisi objektif peta variasi dialectal BJP, dari 171 daftar pertanyaan ditemukan 110 buah peta variasi dialektal yang meliputi unsur fonemis, morfemis, dan leksikal, (4) dari hasil penghitungan dialektometri di atas dapat dilihat bahwa persentase yang lebih besar adalah perbedaan wicara, karena dari 19 titik pengamatan yang dibandingkan terdapat 12 titik pengamatan yang menunjukan perbedaan wicara, 3 titik menunjukan perbedaan subdialek dan 4 titik tidak menunjukkan adanya perbedaan.

Kata Kunci : geografi dialek, dialektometri, bahasa Jawa, Kabupaten Ponorogo

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN DEPAN.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
SURAT PERNYATAAN.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Y. Suwanto, M.Hum.
2. Prof. Dr. Sumarlam, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya