Penulis Utama : Xaixana Chanthavong
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S701708016
Tahun : 2019
Judul : Pengembangan ecotourism di Taman Balekembang kota Surakarta, provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi Kajian Budaya-S701708016-2019
Subyek : ECOTOURISM
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kota Surakarta sekarang terkenal sebagai kota budaya, yang ditandai dengan banyaknya kebijakan dan proyek-proyek yang dilaksanakan Pemerintah Kota, misalnya walking street, proyek “SOLO BERSERI” (Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah), revitalisasi situs dan peninggalan sejarah, penyelenggaraan acara-acara budaya, dan lain-lain. Tidak hanya menjadi kota budaya tetapi Solo akan dikembangkan menjadi kota Eko-Budaya atau Eco-cultural City, mengingat potensi budaya yang dimilikinya.  Salah satu tempat yang akan dikembangkan menjadi pusat pengembangan eco-wisata (ecotourism) adalah Taman Balekambang (TB). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan ecotourism di TB, yaitu: menjelaskan pengelolaan pariwisata di Taman Balekembang di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, menjelaskan peran stakeholders dalam pengembangkan ecotourism di Taman Balekembang, dan menjelaskan mengapa ecotourism dijadikan model pengembangan di Taman Balekembang.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang lebih menekankan pada pemahaman makna secara mendalam dari setiap gejala yang diamati. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terlibat, dan dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan Balekambang sebagai atraksi dan daya tarik wisata. Analisis data dilakukan dengan model interaktif, dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan yang dilakukan secara siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, selama ini pengembangan pariwisata di TB belum sepenuhnya menggunakan prinsip-prinsip ecotourism yang menekankan pada partisisapasi masyarakat, edukasi, kepedulian, dan kelestarian lingkungan. Pengelolaan TB saat ini masih terbatas pada pendekatan konvensional dengan penekanan pada penyajian atraksi yang mendatangkan keuntungan ekonomi. TB sebagai kawasan sejarah dan menyimpan kekayaan flora dan fauna belum sepenuhnya dikelola dengan pendekatan eco-wisata. Hal ini terjadi karena belum semua stakeholders dan masyarakat sekitar memahami konsep eco-wisata dan sekaligus implementasinya. Agar kawasan TB terjaga kelestariannya dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, pendekatan eco-wisata dalam pengelolaan kawasan wisata ini mendesak dilakukan

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
202003161306221006.jpg
Halaman awal.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA .pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Warto, M.Hum.
2. Prof. Dr. Bani Sudardi, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana