Penulis Utama : Dolly Nofer
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S701608003
Tahun : 2019
Judul : Diskursus kebebasan bermusik dalam forum musik dan dialog BMB (Bukan Musik Biasa)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi Kajian Budaya-S701608003-2019
Subyek : KEBEBASAN BERMUSIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tesis yang berjudul Diskursus Kebebasan Bermusik dalam Forum Musik dan Dialog BMB (‘Bukan Musik Biasa’) ini, adalah suatu formulasi dari hasil penelitian tentang peristiwa pergelaran Forum Musik dan Dialog BMB di Wisma Seni, Taman Budaya Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap dan memahami proses terjadinya diskursus serta motivasi tindakan dari penyelenggaraan BMB tersebut. Terdapat tiga poin masalah yang dirumuskan untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, yakni: 1) Seperti apakah diskursus kebebasan bermusik yang diperjuangkan melalui penyelenggaraan BMB?; 2) Bagaimanakah proses terbentuknya diskursus kebebasan bermusik dalam BMB?; 3) Bagimana implikasi diskursus kebebasan bermusik dalam BMB terhadap dunia kreativitas musik?.
Penelitian ini berada di ligkup kajian disiplin ilmu Kajian Budaya, yaitu sebuah disiplin ilmu yang paradigmanya berada di wilayah kritis postmodern. Peristiwa musik dan pergelaran BMB adalah sebuah wujud tindakan yang menjadi objek material kajian ini. Dalam upaya pengungkapan tersebut, penulis menggunakan teori diskursus yang ditawarkan oleh Foucault. Sedangkan metode yang digunakan adalah analisis data secara kualitatif. Data-data yang diperoleh melalui ucapan, tulisan dan tindakan menjadi data primer yang dielaborasi secara kritis untuk mendapatkan suatu pengetahuan baru dari realitas BMB.
Berdasar proses kajian yang telah dilakukan, maka dapat dikemukakan tiga hal sebagai simpulan. Pertama, gagasan kebebasan bermusik dalam forum musik BMB adalah suatu bentuk paham bermusik yang berada di wilayah wacana kritis postmodernisme. Kedua, diskursus kebebasan bermusik terbentuk berdasarkan hasil pembacaan kritis penggagas dan penyelenggara BMB atas fenomena musik di lingkungan sosial masyarakat Indonesia. Dalam waktu yang lama standar kebenaran estetika musik diregulasi oleh kekuatan formulasi akademis, mitos tradisional, dan industri musik. Ketiga, implikasi dari diskursus kebebasan bermusik pada BMB adalah berkembangnya pola pikir kritis yang termanifestasikan melalui gagasan-gagasan karya musik di kalangan komposer atau penyaji karya musik di BMB.


Kata Kunci: Diskursus Kebebasan, Musik, Bukan Musik Biasa

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
202003161306221005.jpg
HALAMAN JUDUL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Titis Srimuda Pitana, S.T., M. Trop. Arch
2. Dr. Dwi Susanto, M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana