Penulis Utama : Debby Angga Kumara
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0315014
Tahun : 2019
Judul : Strategi Mempertahankan Keutuhan Keluarga Sopir Truk Berbasis Modal Sosial di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. ISIP-Jur. Sosiologi-D0315014-2019
Subyek : KEUTUHAN KELUARGA, MODAL SOSIAL
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi keluarga sopir truk mempertahankan keutuhan keluarganya dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan keutuhan keluarga dikalangan sopir truk. Penelitian ini menggunakan teori Modal Sosial dari Robert D. Putnam dan Michael Woolcock. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini dilakukan di Surakarta. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri dari 4 keluarga yaitu 4 orang sopir truk, 4 orang istri sopir, 3 orang anak sopir, dan 1 orang dari masyarakat sekitar. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi mempertahankan keutuhan keluarga sopir truk dilakukan oleh seluruh anggota keluarga yaitu bapak, ibu, dan anak. Strategi mempertahankan keutuhan keluarga menggunakan modal sosial Putnam dapat dipahami Kepercayaan terlihat dari sikap terbuka, jujur, percaya mengenai pendapatan atau pengeluaran keluarga dan terbuka dalam berbagai permasalahan. Jaringan terlihat dari pendidikan yang rendah, sistem kerja dengan perusahaan, diwarisi keahlian mengemudi truk, tidak memiliki bakat dan kemampuan dibidang pekerjaan lain. Norma terlihat dari saling menghargai hak, kewajiban dan nafkah untuk anggota keluarga. Sedangkan strategi mempertahankan keutuhan keluarga menggunakan modal sosial Woolcock dapat dipahami bonding terlihat dari sikap jujur, keterbukaan, kepercayaan, komunikasi yang lancar, intensitas waktu bertemu antara sopir truk dengan keluarga, dan mempunyai cara menyelesaikan masalah masing-masing keluarga. Bridging terlihat dari masing-masing keluarga memiliki aturan/norma yang dibuat, ditepati, dan dijalankan untuk mengatur keluarganya. Linking terlihat dari bentuk sistem kerja dengan perusahaan distributor antara sopir truk yang memiliki kendaraan truk sendiri maupun sopir tanpa kendaraan truk yang bekerjasama dengan perusahaan distributor dengan sistem sangu maupun borongan.


Kata Kunci: keutuhan keluarga, modal sosial, sopir truk

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN JUDUL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
SURAT PERNYATAAN.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Sri Hilmi Pujihartati, M.Si.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP