Penulis Utama : Laurita Laras Pratiwi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0013133
Tahun : 2016
Judul : Hubungan Kejadian Hiperemesis Gravidarum dengan Usia Ibu Hamil dibawah 20 Tahun.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fakultas Kedokteran - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-Fakultas Kedokteran-Prodi. S1 Kedokteran-G0013133-2016
Subyek : HIPEREMESIS GRAVIDARUM; USIA IBU HAMIL;
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK


Laurita  Laras  Pratiwi,  G0013133,  2016.  Hubungan  Kejadian  Hiperemesis Gravidarum dengan Usia Ibu Hamil dibawah 20 Tahun.


Pendahuluan: Hiperemesis gravidarum (HG) merupakan keadaan paling parah dari mual dan muntah selama kehamilan yang dapat menyebabkan morbiditas yang  signifikan  bagi  ibu  dan  bayi  seperti  kehilangan  berat  badan  selama kehamilan, dehidrasi, gangguan elektrolit, dan defisiensi nutrisi. Hal ini dapat meningkatkan risiko melahirkan berat bayi lahir rendah dan bayi prematur. Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi yang disebabkan oleh banyak faktor, salah  satu  yang  paling  berperan  adalah  usia  ibu  hamil  dibawah  20  tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian hiperemesis gravidarum dengan usia ibu hamil dibawah 20 tahun di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik fixed disease sampling di RSUD Dr. Moewardi. Peneliti menggunakan besar sampel 100 orang sebanyak 50 ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum dan 50 ibu hamil yang tidak mengalami hiperemesis gravidarum. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai Oktober 2016 dengan usia ibu hamil dibawah 20 tahun sebagai variabel bebas dan hiperemesis gravidarum sebagai variabel terikat. Data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact dengan SPSS
22.0 for Windows.

Hasil: Subjek penelitian ini terdiri dari 100 orang ibu hamil, yaitu 12 orang ibu hamil dengan usia kurang dari 20 tahun dan 88  ibu hamil dengan usia 20-35 tahun. Usia ibu hamil dibawah 20 tahun berhubungan bermakna secara statistik dengan hiperemesis gravidarum (p=0,03; <0>20 tahun akan meningkatkan risiko terjadinya hiperemesis gravidarum 1,83 kali lebih besar daripada usia reproduktif sehat (PR=1,83; CI 95% 1,30-2,58).

Simpulan: Terdapat hubungan antara kejadian hiperemesis gravidarum dengan usia ibu hamil dibawah 20 tahun.

Kata Kunci: HIPEREMESIS GRAVIDARUM; USIA IBU HAMIL;

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
pernyataan 55.pdf
abstrak.pdf
bab 0.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
bab 6.pdf
dafpus.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Soetrisno, Sp.OG (K)
2. dr. Siti Munawaroh
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran