Penulis Utama : Prhatama Adi Kusuma
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0512039
Tahun : 2019
Judul : Penyebaran dan pemberantasan wabah pes di kota Yogyakarta tahun 1945-1949
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ilmu Budaya - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-FIB Jur. Ilmu Sejarah-C0512039-2019
Subyek : WABAH PES
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian sejarah Wabah Pes di Kota Yogyakarta ini memiliki tiga tujuan yaitu: 1) untuk mengetahui awal mula menyebarnya wabah pes di Kota Yogyakarta pada periode 1945-1949, 2) untuk menggambarkan usaha yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi wabah tersebut, dan 3) untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh wabah tersebut.
    Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dimulai dengan tahap heuristik, yaitu pengumpulan data dari sumber-sumber sejarah sezaman yang ditemukan di Jogja Library Center, Arsip Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan Nasional, dan Perpustakaan Widyapustaka Pakualaman. Tahap selanjutnnya kritik sumber, yaitu membandingkan dan mengkritik sumber sejarah untuk memperoleh data yang sahih atau valid. Kemudian interpretasi, yakni tahap menganalisis data yang diperoleh sehingga memperoleh fakta-fakta yang terjadi dalam suatu peristiwa, dan yang terakhir menuliskan laporan penelitian atau historiografi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa wabah pes yang terjadi di Yogyakarta pada masa revolusi merupakan wabah penyakit menular sekaligus mematikan pertama yang dihadapi Pemerintah Republik Indonesia sejak era kemerdekaan. Keadaan lingkungan yang buruk, permukiman penduduk yang kotor, serta minimnya pengetahuan masyarakat tentang cara hidup sehat, menyebabkan penyakit pes dapat menjalar dengan cepat. Penyakit ini juga menimbulkan banyak korban jiwa di Kota Yogyakarta.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah wabah pes di Kota Yogyakarta yang terjadi pada masa itu berawal dari gagalnya pembasmian sarang tikus yang dilakukan sebelumnya pada pertengahan tahun 1945 saat masa Pemerintahan Jepang. Kegagalan itu menyebabkan tikus-tikus yang terjangkit pes lolos dan menyebarkan penyakit pes. Usaha-usaha yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Jawatan Pemberantasan Pes serta masyarakat untuk mengatasi wabah tersebut di antaranya dengan perawatan, vaksinasi, pembersihan perkampungan penduduk serta perbaikan rumah. Wabah pes di Kota Yogyakarta menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu akibat wabah ini pemerintah kemudian juga melakukan perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

Kata kunci: wabah pes, Yogyakarta

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
202003171059181002.jpg
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Isnaini Wijaya Wardani, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya