Penulis Utama : Andi Riva Isma
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0513004
Tahun : 2017
Judul : Peran pemerintah terhadap tenaga kerja Indonesia tahun 2004-2014
Edisi :
Imprint : Surakarta - FIB - 2017
Kolasi :
Sumber : UNS-FIB Prodi S1 Ilmu Sejarah-C0513004-2017
Subyek : TKI; MORATORIUM; ARAB SAUDI;
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Andi Riva Isma C0513004. 2017. Peran pemerintah terhadap tenaga kerja Indonesia tahun 2004-2014. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta Jawa Tengah.

Penelitian ini membahas tentang: (1) latar belakang meningkatnya perkembangan Tenaga Kerja Indonesia di Jawa Barat, (2)   Kondisi Sosial Penduduk Jawa Barat, (3)  Minat Tenaga Kerja Indonesia asal jawa barat yang ke Saudi Arabia, (4) Model Kebijakan Pemerintah terhadap penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia asal Jawa Barat yang ke Saudi Arabia.
Metode penelitian adalah tahap penelitian sejarah yang meliputi Heuristik yaitu   tahap   pengumpulan   data   sekunder   dan   primer   yang   diperoleh   dari BNP2TKI, BP3TKI, Migrant CARE. Kemudian tahap selanjutnya adalah Kritik sumber yaitu mengenai data yang diperoleh dari instansi terkait harus tepat dan valid. Tahap selanjutnya adalah Interpretasi yaitu pemaparan serta analisis data untuk mengurangi tingkat subjektivitas. Tahap yang terakhir adalah Historiografi yaitu penulisan sejarah sesuai dengan ciri ciri penulisan sejarah yaitu memiliki periode,   unik   dan   menarik   serta   penulisan   memiliki   perkembangan   dan perubahan.
Hasil dari penelitian ini yaitu pada tahun 2004-2014 provinsi Jawa Barat adalah provinsi pengirim TKI tertinggi di Indonesia, hal tersebut dikarenakan faktor penarik  dan  pendorong.  Faktor penarik  TKI asal  Jawa  Barat  ke Saudi Arabia antara lain, Saudi Arabia sebagai negara yang kaya, permintaan tenaga kerja di Saudi Arabia untuk sektor domestik sangat tinggi, tawaran gaji yang besar. Kemudian, faktor pendorong TKI asal Jawa Barat ke Saudi Arabia muncul dari pengaruh lingkungan tempat tinggal TKI itu sendiri, faktor ekonomi yang mendesak  karena ingin  meningkatkan  taraf hidup  keluarga,  kemudahan  untuk bekerja di Saudi Arabia bagi lulusan SLTP, serta kemudahan untuk umroh/haji ketika berhasil bekerja di Saudi Arabia. Sementara itu perkembangan pemberangkatan TKI asal Jawa Barat ke Saudi Arabia pada tahun 2004-2014 cenderung  variatif,  namun  jumlah  tertinggi  pemberangkatan  TKI  terjadi  pada tahun 2011 yaitu berjumlah 58.385 orang. Pada tahun 2011 juga diterapkan Moratorium TKI ke Saudi Arabia sebagai bentuk peran pemerintah dalam meminimalisir kekerasan terhadap TKI yang sudah berlangsung lama di Saudi Arabia. Salah satu penyebab kriminalisasi terhadap TKI adalah belum adanya peraturan perlindungan yang secara langsung untuk melindungi TKI sektor domestik oleh pemerintah Saudi Arabia.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pada tanggal 19 Februari 2014 telah dicapai kesepakatan penandatanganan persetujuan tentang penempatan dan perlindungan TKI sektor domestik di Saudi Arabia. Keberhasilan kesepakatan penandatanganan MoU ini adalah hasil dari kerja keras pemerintah untuk memperjuangkan terciptanya perlindungan TKI antara dua negara yaitu Indonesia dengan Saudi Arabia.

Kata Kunci: TKI; MORATORIUM; ARAB SAUDI;

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
pernyataan 82.pdf
abstrak.pdf
bab0.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
dapus.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Tundjung Wahadi Sutirto, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya