Penulis Utama : Willa Damayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S201508004
Tahun : 2019
Judul : Perbedaan Efek Terapi Kombinasi Krim Asam Traneksamat 3?n Microneedling dengan Hidrokuinon 4% terhadap Perbaikan Klinis dan Kualitas Hidup pada Pasien Melasma (Indeks Melanin, Skor Modified Masi dan Melasqol pada Pasien Melasma)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2019
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Spesialis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin-S201508004-2019
Subyek : MELASMA, ASAM TRANEKSAMAT, MICRONEEDLING, HIDROKUINON
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Pendahuluan
Melasma merupakan hiperpigmentasi wajah yang umum terjadi pada populasi Asia. Kondisi ini bersifat kronik dan kambuhan. Efektivitas hidrokuinon, telah banyak dibuktikan untuk mengatasi melasma, namun karena efek sampingnya, alternatif terapi mulai digunakan. Asam traneksamat merupakan pilihan terapi baru untuk melasma dengan menghambat interaksi antara melanosit dan keratinosit. Penggunaan microneedling juga dilaporkan dapat memberi perbaikan yang bertahan lama pada  melasma rekalsitran.
Tujuan
Untuk membuktikan pemberian terapi kombinasi microneedling dengan asam traneksamat 3?pat menurunkan indeks melanin, skor mMASI dan  MELASQoL pada pasien melasma dibanding hidrokuinon 4% pada pasien melasma.
Metode
Penelitian eksperimental, single-blind randomized controlled trial dengan sampel pasien melasma yang dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok A terapi yang diberikan adalah terapi kombinasi microneedling dengan krim asam traneksamat 3%. sedangkan kelompok B dengan krim hidrokuinon 4%. Penilaian dan pengukuran efektivitas terapi dilakukan pada minggu ke-0, 2, 4, 6 dan 8 dengan menggunakan evaluasi mexameter® dan skor mMASI, sedangkan MELASQoL pada awal dan akhir penelitian. Analisis yang digunakan adalah uji t-tidak berpasangan pada sebaran data normal dan uji Mann Whitney pada sebaran data tidak normal. Uji statistik dianggap bermakna apabila p<0>Hasil
Pada kedua kelompok, terdapat penurunan nilai indeks melanin di akhir kunjungan, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05). Penilaian skor mMASI memberi perbedaan yang bermakna di minggu ke-4(p=0,037), ke-6(p=0,008) dan ke-8   (p=0,000) pada kelompok B. Kualitas hidup pasien melasma yang dinilai dengan MELASQoL, memberikan perbedaan yang signifikan (p=0,012) pasca perlakuan  pada kelompok A.
Kesimpulan
Pemberian terapi kombinasi microneedling dan asam traneksamat dapat digunakan sebagai terapi melasma.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. DR. dr. Moerbono Mochtar, Sp.KK
2. Dr. Arie Kusumawardani, Sp.KK
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana