Penulis Utama : Nisrina Hanifah
Penulis Tambahan : 1. Nur Sabila Rizky
2. Nasya Thahira
3. Natika Amilasani
4. Naqiyya Syahidah
5. Widana Primaningtyas, dr., M.K.M
6.
NIM / NIP : -
Tahun : 2020
Judul : Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Penyakit DBD di Desa Tegalsari RT 4 RW 6 Bejen Puskesmas Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - UNS Press - 2020
Kolasi :
Sumber : Hadiah
Subyek : DEMAM BERDARAH DEBGUE, EPIDEMIOLOGI
Jenis Dokumen : Artikel Prosiding
ISSN :
ISBN : 978-602-397-354-5
Abstrak :

ABSTRAK  
Rumusan Masalah: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan kasus tahunan yang sudah sering terjadi di Indonesia. Vektor penyebab utama DBD adalah nyamuk Aedesaegypti dan Aedes albocpictus. Distribusi penyakit suspek DBD sejak minggu pertama tahun2018 hingga minggu pertama 2019 tertinggi ada di Jawa Timur dengan jumlah 700 orang, lalu Jawa Tengah 512 orang dan Jawa Barat 401 orang (Kemenkes,2019). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan kasus DBD di Kelurahan Benjen. Sampai bulan April 2019, tercatat ada 58 kasus yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan Karanganyar (Puskesmas Karanganyar,2019).  Metode: Metode yang kami gunakan pada penelitian ini adalah Observasi Analisis Kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Tegalsari, Kelurahan Bejen pada tanggal 6 dan 15 April 2019. Sampel yang diambil sebanyak 12 rumah. Sampel diambil berdasarkan radius 100 meter dari rumah yang terdapat kasus DBD. Data kami peroleh dengan cara wawancara dan melakukan penyelidikan epidemiologi. Keabsahan data yang kami dapatkan berdasarkan triangulasi data (teori, fakta observasi, dan wawancara petugas puskesmas). Hasil: Hasil penelitian surveillance kami didapatkan Angka bebas jentik di Kelurahan Bejen Kecamatan Karanganyar Tahun 2019: 7/12 x 100% = 58,3%. Program yang telah  dilaksanakan Puskesmas Karanganyar untuk mengatasi wabah DBD adalah kelas pemicuan DBD, siaran keliling waspada DBD, dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).  Kesimpulan: Kasus penyakit DBD di Kabupaten Karanganyar meningkat dari tahun 2018 menuju tahun 2019. Berdasarkan hasil PE yang kami lakukan di Kelurahan Bejen
didapatkan pula Angka Bebas Jentik (ABJ) yang masih kurang dari normal (normal: 95%). Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat di Kelurahan Bejen masih rawan untuk terkena penyakit DBD.
Kata kunci :DBD; Kelurahan Benjen; PSN; ABJ

ABSTRACT
Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an annual case that often happens in Indonesia. The main vectors of DHF were Aedes aegypti and Aedes albocpictus mosquitoes. Distribution of suspected dengue disease since the first week of 2018 until the first week of 2019 was highest in East Java with 700 people, then Central Java 512 people and West Java 401 people (Ministry of Health, 2019). The purpose of this study was to analyze the increase in DBD cases in Benjen Village. Until April 2019, there were 58 cases spread throughout the Karanganyar sub-district (Karanganyar Health Center, 2019).  Method: The method we use in this study was Qualitative Analytical Observation. We conducted the research in Tegalsari, Bejen Village, Karanganyar District. Samples taken were 12 houses. Samples were taken based on a 100 meter radius from the house where there were dengue cases. The validity of the data we got was based on Triangulation of data (theory, facts of observation and interviews with puskesmas officers).  Result: The results of our surveillance research show that free larvae in Bejen Village, Karanganyar District, in 2019 was 58.3% (7/12). The programs that has been carried out by the Karanganyar Health Center to deal with dengue outbreaks was a dengue triggering class, a broadcast broadcast on dengue alert, and Mosquito Nest Eradication (MNE).  Conclusion: Cases of DHF in Karanganyar Regency have increased from 2018 to 2019. Based on the results of the PE that we did in the Bejen Subdistrict, there was also a Larva Free Number (LFN) that was still less than normal (<95>Keyword :DHF; Benjen Village; MNE; LFN

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : Nisrina Hanifah,dkk-Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Penyakit DBD di Desa Tegalsari RT 4 RW 6 Bejen Puskesmas Karanganyar.pdf
Link Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum : Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat “Membumikan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan di Era 4.0 untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Keadilan Kesehatan” Pasca Sarjana, UNS. 2020
Fakultas : Pascasarjana