Penulis Utama : Ifah Syarifah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Pengaruh persilangan dua puluh delapan kombinasi genotip dan waktu persilangan terhadap fertilitas tanaman wijen (sesamum indicum L.)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H0100018-2004
Subyek : TANAMAN-PERKEMBANGANBIAKAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tanaman wijen ( Sesamum indicum L.) merupakan salah satu komoditas pertanian penghasil minyak nabati yang amat potensial untuk mendukung pengembangan aneka industri. Tingkat produktivitas yang rendah mendorong adanya upaya untuk mendapatkan varietas wijen unggul yang dilakukan dengan pemuliaan tanaman, salah satu cara yang ditempuh yaitu dengan persilangan. Persilangan adalah pengkombinasian gamet dari dua induk untuk mendapatkan gabungan gen-gen terbaik yang berasal dari tetuanya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan kombinasi tetua dan waktu persilangan yang tepat yang mempunyai tingkat fertilitas tinggi dari genotip yang diuji.

Penelitian ini dilakukan bulan September 2003 sampai bulan Januari 2004 di Rumah Kaca Jumantono Karanganyar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial yang terdiri dari dua faktor percobaan yaitu kombinasi genotip (K) sebagai faktor utama yang terdiri dari AB, AC, AD, AE, AF, AG, AH, BC, BD, BE, BF, BG, BH, CD, CE, CF, CG, CH, DE, DF, DG, DH, EF, EG, EH, FG, FH, GH dan waktu persilangan (W) sebagai faktor kedua yang terdiri dari 3 taraf yaitu: w1= 07.00–08.00, w2= 08.00–09.00 dan w3 =09.00–10.00. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam berdasarkan uji F dan apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan DMRT, untuk mencari perlakuan yang paling berpengaruh dilanjutkan dengan analisis regresi Stepwise.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara kombinasi genotip EG dengan waktu persilangan w2 pada respon jumlah biji per polong. Kombinasi genotip fertil yang ditunjukan dengan rata-rata jumlah biji per polong dan persentase polong fertil terbanyak adalah kombinasi genotip EG dengan rata-rata jumlah biji per polong 120 dan kombinasi genotip DG dengan rata-rata persentase polong fertil 96,61% pada waktu persilangan w1. Respon terbaik untuk persentase polong terbentuk adalah kombinasi genotip EF (79%), berat 1000 biji tertinggi adalah kombinasi genotip AG (6,67 gr).  Waktu persilangan jam 07.00-08.00 (w1) memberikan respon terbaik terhadap fertilitas tanaman wijen..

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Ir. Hj. Sri Hartati, MP
2. Ir. Djati Waluyo Djoar, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian