Penulis Utama : Adinda Elly Isnaini
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0816003
Tahun : 2020
Judul : PERMINTAAN DAN KESEDIAAN KONSUMEN UNTUK MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) KOMODITAS BERAS DI JAWA BARAT
Edisi :
Imprint : surakarta - F.Pertanian - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak Pertanian Program Studi Agribisnis- H0816003-2020
Subyek : PERMINTAAN DAN KESEDIAAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

RINGKASAN
    Adinda Elly Isnaini. H0816003. 2020. “Permintaan dan Kesediaan Konsumen untuk Membayar (Willingness to Pay) Komoditas Beras di Jawa Barat”. Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Suprapti Supardi S., M.Pdan Ir. Agustono, M.Si. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Beras merupakan pangan pokok masyarakat di Indonesia. Perekonomian beras (rice economy) secara signifikan merupakan pendukung pesatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia sejak 1960-an (Timmer, 1996). Menurut BPS (2018) Pulau Jawa merupakan pulau dengan permintaan beras tertinggi, salah satunya Jawa Barat. Tingkat konsumsi setiap konsumen berbeda faktor dominan yaitu harga, naik turunnya harga beras berdampak pada konsumsi yang dikeluarkannya. Adanya fluktuasi harga beras membuat permintaan beras berubah sesuai dengan kesediaan konsumen (Willingness to Pay), sehingga penting adanya stabilisasi harga beras. Stabilisasi harga merupakan dimensi penting dalam kontribusi pada stabilisasi kesejahteraan sosial. Nila WTP sebagai ukuran kesejahteraan (welfare) diketahui dari kurva permintaan. Terciptanya kesejahteraan dapat diimpelementasikan melalui kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Berdasarkan kenyataan tersebut, peneliti mengadakan penelitian mengenai permintaan dan kesediaan konsumen untuk membayar (Willingness to Pay) komoditas beras di Jawa Barat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras di Jawa Barat, mengetahui elastisitas permintaan beras di Jawa Barat dan mengetahui nilai kesediaan membayar atau (Willingness to Pay) konsumen komoditas beras di Jawa Barat.
Metode penelitian adalah deskriptif dan analitis. Lokasi penelitian adalah Jawa Barat yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Indramayu. Metode pemilihan sampel dengan convenience sampling. Sampel adalah konsumen beras tingkat akhir 100 responden. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis dengan model Seemingly Unrelated Regression (SUR), elastisitas permintaan dan fungsi permintaan. Hasil dari penelitian ini adalah variabel harga beras berkualitas medium (X1) berpengaruh nyata terhadap pengeluaran beras (Y1) dan permintaan beras (Y2).  Variabel jumlah anggota keluarga (X3) berpengaruh nyata terhadap permintaan beras (Y2). Variabel pendapatan konsumen (X2) dan harga beras berkualitas rendah (X4) tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan beras (Y2) di Jawa Barat. Elastisitas harga beras terhadap permintaan beras bersifat elastis karena nilai elastisitasnya lebih dari satu yaitu -7.331. Nilai WTP ketika harga normal maka nilai gross WTP sebesar Rp4.315.638,2655, jumlah yang dibayar sebesar Rp243.635,85 dan net WTP sebesar Rp4.072.002,4155. Nilai WTP dengan elastisitas ketika harga mengalami kenaikan sebesar 10%, maka tingkat kesejahteraan menurun sebesar -67.89%. Sedangkan, ketika harga mengalami penurunan sebesar 10%, maka tingkat kesejahteraan meningkat sebesar 61.10%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa permintaan beras dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu, perlu adanya stabilisasi harga. Hal tersebut dapat direalisasikan dengan adanya peran pemerintah dalam pembuatan kebijakan agar terciptanya kesejahteraan.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB 1.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
BEBAS PERPUSTAKAAN-H0816003-Skripsi-Adinda Elly Isnaini.pdf
BAB V.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. 6. Ibu Prof. Dr. Ir. Suprapti Supardi S., M.P
2. 7. Bapak Ir. Agustono, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian