Penulis Utama : Novida Permata Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K4415042
Tahun : 2020
Judul : Penerapan Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Sejarah di SMA Negeri Kabupaten Kulon Progo
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-F. KIP Pendidikan Sejarah-K4415042-2020
Subyek : SISTEM ZONASI, PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU, HASIL BELAJAR SEJARAH, SMAN KULON PROGO
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan: (1) kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMAN Kabupaten Kulon Progo, (2) penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMAN Kabupaten Kulon Progo, (3) kendala pelaksanaan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMAN Kabupaten Kulon Progo, (4) pengaruh sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru terhadap hasil belajar Sejarah di SMAN Kabupaten Kulon Progo.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kasus terpancang tunggal. Data yang digunakan ialah segala fakta dan angka dari hasil belajar sejarah di ke tiga obyek penelitian. Sedangkan, sumber data meliputi narasumber/informan, peristiwa/aktivitas, tempat/lokasi penelitian serta dokumen atau arsip. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen atau arisp. Validitas data yang digunakan ialah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis data interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMAN Kabupaten Kulon Progo mengacu pada Peraturan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (2) Awal pelaksanaan menggunakan semi zonasi, kemudian secara penuh diterapkan tahun ajaran 2018/2019. Ketentuan yang digunakan tahun ajaran 2019/2020 secara umum masih sama, yang berbeda ialah penambahan rombongan belajar menjadi 36 peserta didik. Penghapusan SKTM dan lama domisi berdasaran KK terbit 1 tahun belum diterapkan. (3) setiap pihak yang terlibat memiliki kendala yang tidak sama, sehingga solusi yang diberikan disesuaikan dengan kendala yang dialami. (4) setiap sekolah mempunyai pengaruh yang berbeda, apabila hasil belajar sejarah dibandingkan dengan input peserta didik baru maka sekolah unggulan seperti SMAN 1 Wates serta SMAN 1 Temon menunjukkan nilai rata-rata kelas cenderung menurun, sedangkan SMAN 1 Galur mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelum diterapkan sistem zonasi.

Kata kunci: Sistem Zonasi, Penerimaan Peserta Didik Baru, Hasil Belajar Sejarah, SMAN Kulon Progo

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan Publikasi.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Djono, M.Pd.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP