Penulis Utama : V. F. Yohari Listia Adi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G.0004211
Tahun : 2009
Judul : Efek antifungi minyak atsiri buah kemukus (piper cubeba l.) terhadap pertumbuhan candida albicans secara in vitro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran-G.0004211-2009
Subyek : EFEK ANTIFUNGI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Buah kemukus (Piper cubeba L.) merupakan salah satu simplisia dari ramuan jamu keputihan yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina oleh Candida albicans. Kandungan aktifnya adalah minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada efek antifungi minyak atsiri buah kemukus (Piper cubeba L.) tersebut terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan subjek penelitian biakan Candida albicans pada Agar Sabouraud Dekstrosa sebanyak 12 cawan petri untuk 10 kelompok perlakuan. Tiap cawan petri tersebut dibuat 4 sumuran dengan 2 sumuran pada petri pertama masing-masing diisi minyak atsiri buah kemukus konsentrasi 2% dan 4%, 2 sumuran pada petri kedua masing-masing diisi konsentrasi 6% dan 8%, 2 sumuran pada petri ketiga masing-masing diisi konsentrasi 10% dan 20%, dan 2 sumuran pada petri keempat masing-masing diisi konsentrasi 40% dan 60%, semuanya diulangi 3 kali. Sedangkan 2 sisa sumuran tiap petri masing-masing diisi etanol 70% sebagai kontrol negatif dan flukonazol 25 µg sebagai kontrol positif. Seluruh petri dibiarkan selama 24 jam pada suhu ruangan. Data yang diperoleh berupa diameter zona hambat yang dianalisis dengan uji ANOVA satu arah kemudian dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil analisis dengan uji ANOVA satu arah menunjukkan adanya perbedaan rata-rata diameter zona hambat seluruh kelompok perlakuan. Setelah dianalisis dengan uji LSD, dapat diketahui bahwa semua kelompok perlakuan berbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif, kecuali kelompok perlakuan 60%, semua kelompok perlakuan berbeda signifikan dengan kelompok kontrol positif, dan selain itu antar kelompok perlakuan tidak ada perbedaan signifikan, kecuali kelompok perlakuan 8% dengan 40%, dan kelompok perlakuan 60% dengan 4%, 6%, 8%, dan 10%. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini, yaitu ada efek antifungi minyak atsiri buah kemukus (Piper cubeba L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro pada konsentrasi 2 – 40%. __________________________________________________________________ Kata kunci: efek antifungi, minyak atsiri buah kemukus, Candida albicans
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sri Haryati, Dra., M.Kes
2. Murkati, dr., M.Kes
Catatan Umum : 1784/2009
Fakultas : Fak. Kedokteran