Penulis Utama : Yunan Wibi Guntoro
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0016463
Tahun : 2020
Judul : Pertimbangan Mahkamah Agung Membatalkan Putusaan Pengadilan Tinggi Dan Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Dalam Perihal Tindak Pidana Narkotika (Study Putusan Mahkamah Agung No 2194 K/Pid.Sus/2017)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Hukum, Jur. Ilmu Hukum-E0016463-2020
Subyek : PERTIMBANGAN HAKIM, PUTUSAN HAKIM, NARKOTIKA, DAN FAKTA HUKUM.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pertimbangan Mahkamah Agung yang membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Medan dan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan dalam perihal tindak pidana narkotika yang berlanjut pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 2194 K/Pid.Sus/2017. Penulisan normatif yang bersifat preskriptif dan terapan adalah jenis yang digunakan dalam penulisan ini. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang menggunakan studi kepustakaan untuk teknik pengumpulan bahan hukum, sedangkan teknik analisis bahan hukum yang digunakan adalah metode deduksi silogisme.
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  Pertimbangan Mahkamah Agung dalam putusan Nomor 2194 K/Pid.Sus/2017 sesuai dengan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP, berdasarkan fakta¬ – fakta yang terdapat Mahkamah Agung menerima kasasi dari pemohon kasasi I Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Medan dan membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 138/PID.SUS/ 2017/PT-MDN yang menyatakan Terdakwa I dan Terdakwa II terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penyalah gunaan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri” telah salah menerapkan hukum. Putusan Judex Facti dalam perkara a quo telah didasarkan pada pertimbangan hukum yang salah, yaitu tidak berdasarkan pada fakta hukum yang relevan secara yuridis sesuai dengan fakta-fakta di persidangan dan tidak sesuai fakta hukum yang terungkap di persidangan.
Pertimbangan Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan sesuai dengan Pasal 256 KUHAP JO Pasal 114 Undang – Undang Nomor  35  Tahun  2009, Mahkamah Agung mengadili sendiri dengan menerapkan Pasal 114 Ayat (1) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada Dakwaan Primair yang juga digunakan oleh Pengadilan Negeri medan dalam putusannya. Berdasarkan fakta hukum di persidangan, perbuatan para Terdakwa bersama saksi jelas merupakan jaringan peredaran gelap Narkotika yang bertujuan untuk jual beli guna mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Kata kunci : Pertimbangan Hakim, Putusan Hakim, Narkotika, Dan Fakta Hukum.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Edy Herdyanto, S.H.,M.H.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum