Penulis Utama : Obellia Insani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0216045
Tahun : 2020
Judul : Ketidaksantunan Berbahasa dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Budaya, Jur. Sastra Indonesia - B0216045 - 2020
Subyek : KETIDAKSANTUNAN, STRATEGI, RESPONS, RONGGENG DUKUH PARUK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah strategi ketidaksantunan berbahasa yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk 2019 karya Ahmad Tohari? dan (2) bagaimanakah respons ketidaksantunan berbahasa yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk 2019 karya Ahmad Tohari?
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan berbahasa yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk 2019 karya Ahmad Tohari, dan (2) mendeskripsikan respons ketidaksantunan berbahasa yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk 2019 karya Ahmad Tohari.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Pragmatik. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Ronggeng Dukuh Paruk 2019 karya Ahmad Tohari. Data yang diambil berupa tuturan yang mengandung ketidaksantunan berbahasa dan respons ketidaksantunan. Data dikumpulkan dengan metode simak menggunakan teknik pustaka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kontekstual. Metode penyajian analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik penyajian informal.
Hasil analisis data pada penelitian ini meliputi dua hal, yaitu: (i) strategi ketidaksantunan yang ditemukan dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, yakni strategi ketidaksantunan secara langsung, strategi ketidaksantunan positif, strategi ketidaksantunan negatif, strategi kesantunan semu, dan strategi tidak memberi kesantunan. Strategi ketidaksantunan positif meliputi lima substrategi, yaitu  mengabaikan orang lain, membantah, menggunakan julukan yang tidak tepat, mencari perselisihan, , dan menggunakan bahasa tabu. Strategi ketidaksantunan negatif meliputi tujuh substrategi, yakni menakuti, mengejek, memperlakukan orang lain dengan semena-mena, meremehkan orang lain, melanggar privasi, menuduh, dan pembicara membuat seolah-olah orang lain berhutang kepadanya; (ii) respons ketidaksantunan yang ditemukan dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, yaitu melawan ofensif, melawan defensif, menerima, dan diam.

Kata kunci: Ketidaksantunan, Strategi, Respons, Ronggeng Dukuh Paruk

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Hanifullah Syukri, M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya