Penulis Utama : Sita Dea Krismadana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0216052
Tahun : 2020
Judul : Ketidaksadaran Gabriel Possenti Sindhunata dalam Novel Menyusu Celeng (2019) : Suatu Tinjauan Psikologi Sastra
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Budaya, Jur. Sastra Indonesia - B0216052 - 2020
Subyek : PSIKOLOGI SASTRA, PSIKOANALISIS, MENYUSU CELENG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang ketidaksadaran pengarang bernama Gabriel Possenti Sindhunata dalam novel Menyusu Celeng dengan menggunakan tinjauan psikologi sastra Sigmund Freud. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kondensasi yang tercermin dalam novel Menyusu Celeng? (2) Bagaimana pengalihan yang tercermin dalam novel Menyusu Celeng. (3) Bagaimana simbolisasi yang tercermin dalam novel Menyusu Celeng?
Pembatasan masalah pada penelitian ini dibatasi pada bahasa dalam novel Menyusu Celeng karya Sindhunata. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut. (1) Mengetahui kondensasi yang tercermin dalam novel Menyusu Celeng. (2) Mengetahui simbolisasi yang ada oleh pengarang dalam menjelaskan makna dalam novel Menyusu Celeng. (3) Mengetahui pengalihan dalam novel Menyusu Celeng
Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dalam bentuk deskripsi interpretasi data. Sumber data terbagi menjadi sumber data primer yaitu novel Menyusu Celeng, sumber sekunder adalah biografi Sindhunata yang termuat dalam artikel di laman, dan sumber data tersier yang berupa wawancara teks dengan pengarang.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa studi pustaka dan teknik wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah berdasarkan pada data yang terkumpul yang diteliti menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Dalam penelitian ini membagi data yang kemudian diinterpretasikannya.
Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah melalui bahasa metafora dan metonimi yang dituangkan dalam bentuk kondensasi, pengalihan, dan simbolisasi dalam novel Menyusu Celeng yang mereprentasikan ketidaksadaran Sindhunata dan keinginan terpendam yang dimilikinya.
Hasrat-hasrat yang dimiliki oleh Sindhunata memang merupakan hasil dari kenangan masa kanak-kanak. Melalui hasratnya tersebut Sindhunata ingin menjadi orang yang merdeka dan membela rakyat kecil karena pengalamannya di masa lalu.

Kata kunci: Psikologi Sastra, Psikoanalisis, Menyusu Celeng

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Surat Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya