Penulis Utama : Anisa Darma Briliant
Penulis Tambahan : 1. Tommy Indra Kurniawan
NIM / NIP : I 0516006I
Tahun : 2020
Judul : Prarancangan pabrik Dioctyl phthalate dari phthalic anhydride dan 2-ethyl hexanol kapasitas 35.000 ton/tahun
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik-2020
Subyek : PABRIK DIOCTYL PHTHALATE DARI PHTHALIC ANHYDRIDE DAN 2-ETHYL HEXANOL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Anisa Darma Briliant, Tommy Indra Kurniawan

Dioctyl phthalate (C22H38O4) mempunyai peranan penting dalam industri polimer sebagai plasticizer, yaitu suatu bahan yang membuat polimer lebih mudah diproses atau dibentuk (plastis). Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang

masih harus diimpor dari luar negeri maka dirancang Pabrik Dioctyl Phthalate kapasitas 35.000 ton/tahun dengan bahan baku Phthalic Anhydride (C8H4O3) sebanyak 13.256,5 ton/tahun dan 2-Ethyl Hexanol (C8H18O) sebanyak 23.475,4 ton/tahun. Pabrik direncanakan berdiri di Gresik, Jawa Timur pada tahun 2025.
Dioctyl phthalate dibuat dengan cara mereaksikan Phthalic Anhydride dan

2-Ethyl Hexanol dengan katalis asam sulfat pada suhu 150 ºC dan tekanan 2,5 atm di dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB), dengan kondisi isotermal dan dilengkapi jaket pendingin. Reaksi yang terjadi bersifat eksotermis. Tahapan proses meliputi penyiapan bahan baku Phthalic Anhydride dan 2-Ethyl Hexanol, reaksi pembentukan Dioctyl Phthalate dalam RATB, penetralan katalis dengan Natrium Hidroksida dalam netraliser, pemisahan bahan di decanter, dan pemurnian produk

di menara distilasi. Produk Dioctyl Phthalate yang dihasilkan mempunyai kemurnian 99,5%.

Unit pendukung proses meliputi unit pengadaan air (air proses, air umpan
pendingin, umpan boiler, konsumsi umum dan sanitasi) yang bersumber dari air sungai dengan kebutuhan sebesar 10.115,10 kg/jam, unit refrigerasi dengan kebutuhan ammonia sebesar 101,62 kg/jam, unit pengadaan steam dengan kebutuhan 11.504,71 kg/jam, unit pengadaan udara tekan sebesar 66,26 m3/jam,

unit pengadaan listrik sebesar 250 kWh, serta unit pengadaan bahan bakar dari IDO sebesar 1.503,44 L/jam untuk boiler dan 28,04 L/jam untuk generator apabila ada

pemadaman listrik dari PLN. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk, utilitas dan limbah pabrik berupa cairan. Limbah cair yang berasal dari hasil bawah dekanter dan air buangan sanitasi diolah dalam UPL. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT). Sistem

kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non-shift. Jumlah karyawan keseluruhan sebanyak 254 orang, terdiri dari
karyawan shift 192 orang dan karyawan non-shift 62 orang. Sedangkan menurut statusnya karyawan dapat dibagi menjadi karyawan tetap, karyawan harian, dan karyawan borongan.

Hasil analisis ekonomi didapatkan Return of Invesment (ROI) sebesar 38,78% sebelum pajak dan 31,02% sesudah pajak. Pay Out Time (POT) didapatkan

sebesar 2,05 tahun sebelum pajak dan 2,44 tahun sesudah pajak. Break Even Point (BEP) sebesar 51,81% Shut Down Point (SDP) sebesar 35,65%, dan Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 27,55%. Dari hasil analisa ekonomi dapat disimpulkan
bahwa pabrik dioctyl phthalate layak untuk didirikan.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV+.pdf
BAB V+.pdf
BAB VI+.pdf
DAFTAR PUSTAKA+.pdf
File Dokumen : HALAMAN JUDUL+.pdf
BAB I+.pdf
BAB II+.pdf
BAB III+.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Endah Retno Dyartanti M.T.
2. Dr. Adrian Nur S.T., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik