Penulis Utama : Vita Ovaria
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S601502002
Tahun : 2020
Judul : Perbedaan Pemberian Nebulisasi Lidokain Dengan Spray Lidokain Dalam Menurunkan Nyeri, Batuk dan Sesak pada Tindakan Bronkoskopi Serat Optik Lentur
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi - S601502002 - 2020
Subyek : BATUK, BRONKOSKOPI, LIDOKAIN, NYERI, SESAK
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar belakang: Bronkoskopi serat optik lentur (BSOL) merupakan pemeriksaan saluran napas secara visual yang bertujuan sebagai alat diagnostik maupun terapeutik. BSOL sering menyebabkan ketidaknyamanan pasien, seperti muncul batuk, sesak maupun nyeri. Lidokain merupakan anestesi topikal yang disarankan sebagai intervensi premedikasi dalam bronkoskopi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa perbedaan  pemberian  nebulisasi  lidokain dengan  spray lidokain dalam  menghambat  nyeri, batuk dan sesak pada tindakan bronkoskopi serat optik lentur.
Metode: Penelitian klinis denganpretest dan postest control group design pada pasien yang akan dilakukan tindakan bronkoskopi di RSUD Dr. Moewardi pada bulan Februari sampai Maret 2020 secara consecutive sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah pemberian lidokain secara nebulisasi dan spray, sedangkan variabel ikat adalah skor VAS untuk menilai batuk dan nyeri serta skor Borg untuk menilai sesak. Uji statistik penelitian ini adalah Chi-Square. Sampel tidak berpasangan diuji dengan Independent t Test. Apabila distribusi data tidak nnormal maka digunakan Mann Whitney.
Hasil:Nilai penurunan post-preskor sesak pada kelompok nebulisasi (-0.08 +0.55) lebih banyak dari pada kelompok spray (-0.06 +0.42) namun tidak signifikan (p=1,000). Pada skor batuk nilai penurunan post-prekelompok nebulisasi (-17.78 +11.66) lebih banyak dari pada kelompok spray (-8.33 +6.18)dan signifikan (p=0,005). Sedangkan skor nyerinilai penurunan post-prepada kelompok nebulisasi (-16.67 +11.38) lebih banyak dari pada kelompok spray (-9.44 +7.25)dan signifikan (p=0,045).
Kesimpulan:Pemberian premedikasi nebulisasi lidokain pada tindakan bronkoskopi lebih efektif menghambat nyeri dan batuk dibanding spray, namun memiliki efektivitas yang sama dalam menghambat sesak.

Kata kunci: Batuk, Bronkoskopi, Lidokain, Nyeri, Sesak

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Yusup Subagio Sutanto, dr.,SpP(K), FISR
2. A. Farih Raharjo,dr.,Sp.P (K),Mkes, FISR
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Pascasarjana