Penulis Utama : Aulia Hervi Anggraini
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S921608001
Tahun : 2020
Judul : Efek Pemberian Propolis Terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) dan Derajat Inflamasi pada Tikus Putih Model Rinosinusitis
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher - S921608001 - 2020
Subyek : RINOSINUSITIS , ESCHERICHIA COLI, MALONDIALDEHID, DERAJAT INFLAMASI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar belakang: Rhinosinusitis menimbulkan masalah kesehatan utama, secara substansial mempengaruhi kualitas hidup, produktivitas, dan keuangan. Rhinosinusitis adalah salah satu penyakit yang paling sering didiagnosis di dunia dan memberikan sejumlah tantangan diagnostik dan tatalaksana. Terdapat beberapa bakteri yang dapat menyebabkan rinosinusitis, salah satunya adalah Escherichia coli (E. coli), bakteri gram-negatif yang memiliki lapisan lipopolisakarida (LPS) yang merupakan endotoksin menyebabkan peningkatan reaksi oksidatif yang diukur dengan malondialdehid (MDA) dan juga meningkatkan mediator inflamasi dengan infiltrasi neutrofil ke mukosa hidung dan sinus paranasal
Tujuan: Mengetahui efek propolis terhadap kadar malondialdehid (MDA) dan derajat inflamasi pada tikus putih model rinosinusitis
Metode: Penelitian ini memakai rancangan eksperimental post-test only control group design dengan tikus putih (Rattus Novergiccus) galur Sprague dawley yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dibagi dua kelompok. Kelompok kontrol 8 ekor yang tidak diinduksi Escherichia Coli dan kelompok perlakuan 16 ekor yang diinduksi Escherichia Coli dan diberikan ekstrak propolis. Lalu MDA diukur dengan mengambil sampel darah vena retroorbital dan pemeriksaan histopatology untuk menilai derajat inflamasi dalam mukosa hidung dan sinus paranasal.
Hasil: Kadar MDA dan derajat inflamasi diukur dan dinilai pada masing-masing kelompok di hari ke-28. Analisa data penelitian ini menggunakan uji Anova dikarenakan data berdistribusi normal pada uji normalitas Shapiro Wilk. Kadar MDA pada kelompok perlakuan dengan propolis 100mg/kgbb dan propolis 200mg/kgbb juga menunjukan perbedaan yang signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0 p=0,062>0,05), menunjukkan bahwa pemberian propolis 200mg/kgBB didapatkan derajat inflamasi yang cenderung lebih baik dari kelompok propolis 100mg/kgBB akan tetapi tidak menunjukan perbedaan yang signifikan
Kesimpulan: Terdapat pengaruh propolis terhadap kadar malondialdehid (MDA) dan derajat inflamasi pada tikus putih model rinosinusitis.

Kata Kunci : rinosinusitis , Escherichia coli, malondialdehid, derajat inflamasi

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. S. Hendradewi, Msi.Med, Sp.T.H.T.K.L(K), FICS
2. dr. Putu Wijaya K, Sp. T.H.T.K.L(K), FICS
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Pascasarjana