Penulis Utama : Winulang Sabdo Nugroho
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S921702002
Tahun : 2020
Judul : Efek Propolis Gunung Lawu Terhadap Ekspresi Vascular Endhothelial Growth Factor pada Tikus Model Rinosinusitis Akut yang Diinduksi Escherichia Coli
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher - S921702002 - 2020
Subyek : PROPOLIS GUNUNG LAWU, ESCHERICHIA.COLI, VEGF, RINOSINUSITIS AKUT
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang: Rinosinusitis merupakan penyakit inflamasi pada mukosa hidung dan sinus paranasal. Penyebab rinosinusitis salah satunya oleh karena infeksi, salah satu bakteri yang berperan adalah Escherichia coli. Proses inflamasi ini meningkatkan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF). Penatalaksanan rinosinusitis dengan terapi baku perlu dipikirkan terapi alternatif lain yaitu ekstrak propolis.
Tujuan: Mengetahui adakah efek ekstrak propolis Gunung Lawu terhadap ekspresi VEGF pada tikus model rinosinusitis yang diinduksi Escherichia coli.
Metode: Penelitian eksperimental dengan desain penelitian post test only control group design. Sampel penelitian adalah 40 ekor tikus putih jantan SDF Sprague-Dawley (SD umur 2-3 bulan) yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kelompok P1 (kontrol) kelompok P2 (model mencit rinosinusitis akut), kelompok P3 (model mencit rinosinusitis akut+ amoksillin 200 mg/Kg BB), kelompok P4 (model mencit rinosinusitis akut + propolis 100mg/KgBB) dan kelompok P5 (model mencit rinosinusitis akut + propolis 200 mg BB). Sampel pada awalnya didaptasikan selama 7 hari di laboratorium dan diberi pakan standar. Pada hari ke 8 diinduksi dengan E. coli intranasal kanan dan kiri serta intraperitoneal masing-masing 0.1 ml dengan konsentrasi 3x109 colony forming units (CFU)/ml selama 28 hari. Pada hari ke 29 sampai dengan ke 42 kelompok P3,P4,P5 diberi perlakuan dengan memberikan  amoksillin dan propolis. Hari ke 43 mencit model rinosinusitis akut dimatikan, langkah selanjutnya pengukuran ekspresi VEGF.
Hasil: Analisa data penelitian ini menggunakan uji Kruskal-Wallis didapatkan hasil yang tidak signifikan (p=0,248). Disimpulkan bahwa ekspresi VEGF sejak awal sudah tinggi pada P1, akan tetapi pada P2, P3 dan P4 tidak menurunkan ekspresi VEGF, sedangkan P5 dapat menurunkan ekspresi VEGF tetapi tidak bermakna
Kesimpulan: Tidak terdapat efek ekstrak propolis Gunung Lawu terhadap ekspresi VEGF pada tikus model rinosinusitis yang diinduksi  Escherichia coli.

Kata Kunci: Propolis Gunung Lawu, Escherichia.coli, VEGF, rinosinusitis akut

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. S. Hendradewi, Msi.Med, Sp.T.H.T.K.L(K), FICS
2. Dr. dr. Hadi Sudrajad, Sp.T.H.T.K.L(K), MSi.Med,
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana