Penulis Utama : Hermanu Adi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S981608003
Tahun : 2020
Judul : Efektivitas Penambahan Clonidine pada Bupivacaine untuk Blok Saraf Eksterna Hidung dalam Mengurangi Nyeri Paska Operasi Hidung
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif - S981608003 - 2020
Subyek : CLONIDINE, BUPAVICAINE, HIDUNG, OPERASI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Pendahuluan:  Penggunaan blok saraf perifer untuk analgesia paska operasi banyak diminati dalam operasi kepala-leher. Blok saraf tepi yang digabungkan dengan anestesi umum dapat memberikan kontrol nyeri yang sempurna selama dan paska operasi hidung. Adjuvan sering ditambahkan pada anestesi lokal untuk memperpanjang analgesia pada blok saraf tepi. Salah satu agen yang mendapatkan perhatian yaitu clonidine. Penambahan clonidine dapat bekerja sinergis dengan anestesi lokal. Hal ini mungkin berkaitan dengan efek vasokonstriksi lokal maupun fasilitasi blok serat saraf A delta dan C yang disebabkan oleh clonidine.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penambahan clonidine pada bupivacaine untuk blok saraf eksterna hidung dalam mengurangi nyeri paska operasi hidung.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode double-blind randomized controlled trial dari Februari hingga Juli 2020 di Rumah Sakit Moewardi Surakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan non-probability sampling dengan metode consecutive sampling yang berjumlah 36 pasien. Sesaat sebelum ekstubasi, blok eksterna hidung dilakukan dengan menggunakan bupivacaine 0,25% ditambah normal saline dan bupivacaine 0,25% ditambah clonidine 1 µg/kg pada masing-masing kelompok. Pasien yang telah menjalani operasi hidung dinilai skala nyerinya menggunakan NRS (skor 0-10) dan dievaluasi komplikasi yang terjadi selama 24 jam.
Hasil: 23 (63,8%) laki laki dan 13 (36,1%) perempuan pasien masuk dalam kriteria inklusi penelitian ini, dengan rata-rata usia 39,53+ 17,79 tahun. Pada jam ke 1, 6, 12, dan 24 paska operasi, skor NRS kelompok B (bupivacaine 0,25% + clonidine 1 µg/kg) lebih rendah dibanding kelompok A (bupivacaine 0,25% + normal saline). Berbeda bermakna secara statistik (p<0>0,05) pada jam ke-24. Komplikasi minor yang didapatkan diantaranya adalah edema di daerah penyuntikan dan PONV, yang tidak berbeda bermakna antara kedua grup (p>0,05).   

Kesimpulan: Penambahan clonidine 1 µg/kgBB pada bupivacaine 0,25% untuk blok saraf eksterna hidung efektif dalam mengurangi nyeri paska operasi hidung terbukti yaitu pada jam ke 1, jam ke 6 dan jam ke 12 paska operasi. Tidak terdapat perbedaan komplikasi bermakna antara kedua grup

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. Sugeng Budi Santosa, SpAn, KMN, FIPM.
2. dr. M. Husni Tamrin, SpAn, MKes, KIC.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana