Penulis Utama : Fatimah Az Zahra
NIM / NIP : K1316020
×

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling karena sampel memiliki kriteria tertentu yakni siswa tunadaksa tangan yang terdiri dari 3 siswa. Siswa tersebut yakni 2 siswa berasal dari SMA Negeri 8 Surakarta dan 1 siswa berasal dari SMK Negeri 9 Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, wawancara dan dokumentasi. Validitas data yang dilakukan adalah triangulasi metode yakni metode tes, wawancara, dan dokumentasi.  Analisis data pada penelitian ini adaah mengenal dan mengorganisasikan data, membuat kode dan mereduksi  data, serta menginterpretasikan data dan merepresentasikan data.
Indikator kemampuan komunikasi matematika dalam menyelesaikan soal grafik fungsi pada penelitian ini adalah : (a) kemampuan siswa dalam memahami permasalahan matematika, (b) kemampuan siswa dalam menyatakan ide-ide penyelesaian masalah matematika, (c) kemampuan siswa dalam mendemonstrasikan ide penyelesaian dengan gambar, (d) kemampuan siswa dalam menggunakan simbol dan istilah matematika untuk menyajikan ide-ide penyelesaian matematika, (e) kemampuan siswa dalam menyimpulkan dan menghubungkan hasil jawaban dengan permasalahan awal. Simpulan pada penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematika pada anak tunadaksa tangan dalam menyelesaikan soal grafik fungsi yakni: 1) subjek D mampu memenuhi indikator (a), (b), (c), (d), dan (e) dengan baik; 2) subjek N mampu memenuhi indikator (a) dan (d) dengan baik tetapi tidak mampu memenuhi indiktor (b), (c), dan (e) dengan baik; 3) subjek T mampu memenuhi indikator (a) dengan baik tetapi tidak mampu memenuhi indikator (b), (c), (d), dan (e) dengan tepat. Faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematika siswa tunadaksa tangan dalam menyelesaikan soal grafik fungsi yakni : 1) Subjek D menyukai pelajaran matematika, meski tidak mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga, guru maupun teman, subjek  memiliki prinsip yang kuat dalam menghadapi permasalahannya sendiri. Kemampuan subjek dalam memegang bolpoint terlihat kaku dan kencang membuat tangan subjek sering keluar keringat dingin di telapak tangannya; 2) Subjek N tidak menyukai matematika karena dianggap matematika sulit untuk dipahami, tetapi subjek menyukai membuat esai hingga juara lomba esai tingkat nasional. Subjek mendapatkan dukungan penuh dari pihak keluarga, pihak guru, tetapi subjek tidak memiliki teman dekat sebagai tempat bercerita. Pada saat subjek mengerjakan soal dengan tangan kirinya, subjek kesulitan  memegang bolpoint terlihat kaku karena tangannya sering bergetar; 3) Subjek T tidak menyukai pelajaran matematika, karena waktu disibukkan subjek untuk lebih terfokus pada pelatihan olahraga yang disukainya. Subjek mendapatkan dukungan penuh dan motivasi dari keluarga, dan teman-teman. Lingkungan asrama membuat subjek tidak fokus untuk belajar matematika. Selain itu, subjek menjelaskan jawabannya dengan jelas tanpa ada kendala pada fisiknya.

Kata Kunci : Kemampuan komunikasi matematika, siswa tunadaksa tangan, grafik fungsi

 

×
Penulis Utama : Fatimah Az Zahra
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1316020
Tahun : 2021
Judul : Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Tunadaksa Tangan dalam Menyelesaikan Soal Grafik Fungsi di SMA Negeri 8 Surakarta dan SMK Negeri 9 Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2021
Program Studi : S-1 Pendidikan Matematika
Kolasi :
Sumber : UNS - F. KIP, Jur. Pendidikan Matematika - K1316020 - 2021
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Triyanto, S.Si, M.Si.
2. Arum Nur Wulandari, S.Pd., M.Pd.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.