Penulis Utama : Masitha Luthfiya Millatasyifa
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1316035
Tahun : 2021
Judul : Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Menggunakan Google Classroom untuk Memunculkan Unsur MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) dalam Pembelajaran Matematika Guna Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika di MTs Sambirejo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - F. KIP, Jur. Pendidikan Matematika - K1316035 - 2021
Subyek : GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DUA LINGKARAN, GOOGLE CLASSROOM, LKS, MIKIR, PEMBELAJARAN AKTIF.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan proses dan hasil dari
pengembangan LKS yang valid, praktis dan efektif untuk memunculkan unsur MIKiR dalam pembelajaran matematika menggunakan Google Classroom. Penelitian ini dibatasi pada materi garis singgung persekutuan dua lingkaran.
Penelitian  ini  merupakan  penelitian  pengembangan  atau  R&D  dalam
bidang pendidikan. Adapun desain penelitian yang digunakan mengacu pada model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas VIII di MTs Sambirejo pada tahun ajaran
2019/2020. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling.
Sumber data berasal dari ahli materi dan ahli desain serta dari guru dan siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah :(1) angket penilaian LKS untuk ahli materi dan ahli desain, (2) angket respon siswa dan guru untuk menilai kepraktisan LKS, (3) pedoman pengamatan atau observasi untuk melihat kemunculan unsur MIKiR dalam pembelajaran.
Hasil penelitian dari pengembangan LKS pada aspek validitas, termasuk
pada kategori valid. Hal ini didasarkan pada skor penilaian para ahli materi dengan rata-rata 3,441 dengan kategori sangat baik dan kedua ahli desain diperoleh rata- rata skor 3,333 dengan kategori baik. Sedangkan untuk kepraktisannya termasuk dalam kategori praktis. Hal ini didasarkan pada hasil respon siswa termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata skor 3,004 dan dari hasil respon guru termasuk dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor 3,444. Namun, LKS yang dikembangkan dalam penelitian ini masih belum efektif untuk memunculkan unsur MIKiR dalam pembelajaran matematika. Dikarenakan persentase kemunculan unsur MIKiR hanya 29, 20 %, sehingga masih kurang dari 70%. Adapun fakta yang ditemukan sebagai faktor penyebab kurangnya kemunculan unsur MIKiR dalam pembelajaran menggunakan LKS yang dikembangkan adalah (1) banyak siswa yang meninggalkan Google Classroom pada saat pembelajaran, (2) banyak siswa yang tidak memahami petunjuk LKS karena kemampuan pemahaman terhadap bacaan masih kurang dan (3) siswa masih terbiasa ‘menerima’ materi pelajaran, padahal pada mode pembelajaran daring, siswa dituntut harus lebih mandiri dalam belajar, khususnya untuk mengkonstruksi pengetahuan.

Kata Kunci : garis singgung persekutuan dua lingkaran, Google Classroom, LKS, MIKiR, pembelajaran aktif.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Budi Usodo, M.Pd.
2. Dr. Farida Nurhasanah, S.Pd., M.Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP