Penulis Utama : Nu'man Latif
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0302589
Tahun : 2010
Judul : Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja PT. Indorica Perdana Farma dengan Metode Balanced Scorecard
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Teknik, Jur. Teknik Industri - I0302589 - 2010
Subyek : PENGUKURAN KINERJA, BALANCED SCORECARD, AHP, OMAX
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kinerja adalah suatu hasil penilalan dari aktivitas manusia atau organisasi. Untuk mengetahui besaran atau pencapaian kinerja maka diperlukan adanya suatu pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja perusahaan merupakan prosedur standar yang sering digunakan dan sudah dianggap sebagai salah satu perangkat utama dalam meningkatkan  kinerja perusahaan. Dalam menyusun suatu manajemen strategis, perusahaan harus mengetahui tingkat kinerjanya secara tepat, Karena itu diperlukan suatu sistem pengukuran kinerja yang terstruktur sehingga dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya. PT lndorica Perdana Farma sebagai sebuah perusahaan farmasi berupaya memperbaiki diri dengan mengembangkan  sistem  pengukuran  kinerja untuk mengevaluasi strategi yang telah diimplementasikan,

Pada penelitian ini digunakan  kerangka kerja Balanced  Scorecard sebagai salah  satu  metode   pengukuran   kinerja   yang  memandang   perusahaan   dari  4 perspektif,  yaitu keuangan,  pelanggan,  proses  bisnis  internal,  serta  pertumbuhan dan pembelajaran.  Rancangan    Balanced  Scorecard  PT Indorica  Perdana  Fanna disusun  dengan mempertimbangkan karakteristik  perusahaan tersebut dan format penelitian sebelumnya. Tahap yang dilakukan   adalah  mengidentifikasi   tujuan strategis    perusahaan,    merancang ukuran kinerja, dan menentukan target perusahaan.  Agar rancangan  sejalan  dengan  visi,  misi  dan  tujuan  perusahaan, maka pada penelitian  ini dilibatkan  12  responden  selaku pengelola manajemen. Setelah dilakukan perancangan sistem   pengukuran   kinerja dengan   Balanced Scorecard,  bobot  tingkat  kepentingan  masing-masing  perspektif,  kriteria  tujuan, dan indikator kinerja dihitung dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Langkah  selanjutnya mengukur kinerja perusahaan  yang diwakili dengan skala  1-10 berdasarkan metode OMAX (Objective Matrix).

Dari   penelitian   dihasilkan  rancangan     Balanced   Scorecard dengan 4 perspektif,  12 tujuan strategis,  16 ukuran  kinerja,  dan form pengukuran  kinerja. Pengukuran kinerja  pada  bulan   Maret  2006  yang  menunjukkan  peningkatan kinerja pada  periode  pengukuran  ini  dibandingkan  dengan  periode  pengukuran sebelumnya.  Hasil  pengukuran  kinerja dengan  metode  OMAX  terhadap  kinerja perusahaan secara keseluruhan adalah  3,787.

Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard, AHP, OMAX

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Taufiq Rochman, STP, MT
2. Yusuf Priyandari, ST., MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik