Penulis Utama : Sarah Dhiba Ashari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0216085
Tahun : 2021
Judul : Strategi Komunikasi Kelompok Ketoprak Ngampung (Studi kasus tentang Strategi Komunikasi Kelompok Ketoprak Ngampung dalam Upaya Menjaga Keberadaannya di Tengah Generasi Milenial Kota Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. ISIP, Jur. Ilmu Komunikasi - D0216085 - 2021
Subyek : STRATEGI KOMUNIKASI, KELOMPOK KETOPRAK NGAMPUNG, GENERASI MILENIAL SURAKARTA.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kesenian Tradisional saat ini mulai kehilangan perhatian dari kalangan generasi muda, padahal seharusnya kesenian ini tetap harus diperhatikan, dilestarikan dan juga dinikmati oleh kalangan generasi milenial. Salah satu kesenian tradisional yang telah  kehilangan  perhatian  dari  generasi  muda  yaitu  kesenian  ketoprak. Kesenian Ketoprak yang berasal dari Surakarta Jawa Tengah ini dulunya berkembang sangat pesat. Namun sekarang, kesenian ini mulai kehilangan penikmatnya. Generasi milenial saat ini menjadikan kesenian ketroprak menjadi opsi terakhir dalam mencari hiburan.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui mengenai strategi komunikasi yang dgunakan oleh kelompok ketoprak ngampung guna menjaga keberadaannya ditengah generasi milenial kota Surakarta; (2) untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dari strategi komunikasi dalam upaya yang sedang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria-kriteria tertentu. Data yang ada kemudian dianalisis menggunakan teori komunikasi sirkular model Osgood dan Schramm.

Hasil dari penelitian menemukan bahwa dalam hal ini kelompok ketoprak ngampung berupaya untuk selalu berfikir seperti anak muda yang mana dengan menjadi anak muda tersebut nantinya akan memunculkan ide-ide inovasi yang mengkini   yang   tentunya   sesuai   dengan   selera   generasi   milenial.   Faktor pendukung menurut kelompok ketoprak ngampung yaitu anak muda, dan faktor penghambat dalam upaya ini mengenai maindset dari para penonton bahwa ketoprak merupakan hiburan yang membosankan. Menurut 4 fungsi dari teori sirkular tersebut, kelompok ketoprak ngampung mengetahui jika kesenian tradisional mulai kehilangan peminat. Yang mana akhirnya dengan hal tersebut, mengharuskan mereka mencari tahu mengenai bagaimana alur pembawaan yang disukai masyarakat. Dalam upaya mencari permainan yang disukai masyarakat, akhirnya mereka menemukan dan memilih untuk menginovasi permainan yang ada sesuai minat masyarakat.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kelompok Ketoprak Ngampung,  Generasi
Milenial Surakarta.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Aryanto Budhy Sulihyantoro, M. Si
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. ISIP