Penulis Utama : Atika Rahayu
NIM / NIP : B0116017
×

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan jenis subtindak tutur ekspresif bahasa Jawa yang terdapat di Pasar Wisata Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, (2) mendeskripsikan faktor yang melatarbelakangi adanya tindak tutur ekspresif di Pasar Wisata Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, (3) mendeskripsikan subtindak tutur ekspresif yang paling dominan dan dikaitkan dengan situasi tutur yang mendukungnya pada subtindak tutur ekspresif yang terjadi di Pasar Wisata Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Pasar Wisata Tawangmangu, Kecamatan tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Data penelitian berupa data lisan. Wujudnya tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif bahasa Jawa di Pasar Wisata tawangmangu. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak. Teknik dasar yang digunakan teknik sadap, sedangkan teknik lanjutan dalam penelitian ini adalah Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan teknik Simak Libat Cakap (SLC), rekam, dan catat. Metode yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini adalah metode kontekstual dan metode padan. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal.
Hasil analisis data yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini ialah sebagai berikut: 1) pada transaksi yang ada di Pasar Wisata Tawangmangu ditemukan 55 data subtindak tutur ekspresif bahasa Jawa yang dikelompokkan menjadi 8 (delapan) subtindak tutur ekspresif bahasa Jawa, yaitu, memuji, menolak, mengkritik, mengeluh, meminta maaf, berterima kasih, humor, basa-basi. 2) faktor- faktor yang melatarbelakangi tindak tutur ekspresif bahasa Jawa dalam transaksi jual-beli di Pasar Wisata Tawangmangu, ditemukan lima aspek situasi tutur yaitu: situasi tutur, konteks tuturan, tujuan tuturan, tuturan sebagai bentuk tindakan atau aktivitas, dan tuturan sebagai produk tindak verbal. Selain faktor situasi tutur, dalam penelitian ini ditemukan juga konteks fisik, konteks epistemis, konteks linguistik, dan konteks sosial. 3) subtindak tutur ekspresif bahasa Jawa menolak menduduki paling dominan. Tuturan ekspresif menolak dituturkan oleh penutur dan mitra tutur sama-sama memiliki tujuan tertentu.

Kata kunci: Tindak Tutur Ekspresif Bahasa Jawa, Pasar Wisata Tawangmangu, Pragmatik.

 

×
Penulis Utama : Atika Rahayu
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0116017
Tahun : 2021
Judul : Tindak Tutur Ekspresif Bahasa Jawa Dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Wisata Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Program Studi : S-1 Sastra Jawa
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Budaya, Jur. Sastra Daerah - B0116017 - 2021
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sri Supiyarno, M.A
Penguji :
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.